alexametrics
31.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Berada Peringkat Kedua Dunia Produk Makananan Halal 

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Kabar menggembirakan dari State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 seperti dirilis DinarStandard, Indonesia berada di urutan kedua terkait produk makanan halal (halal food) dan urutan pertama diraih oleh Malaysia.

“Indonesia kalah dikatagori makanan dan minuman halal dari Malaysia, sedangkan untuk katagori modest fashion serta farmasi dan kosmetik, kita menduduki peringkat tiga dan sembilan,” kata Muhammad Aqil Irham, pejabat dari Kementrian Agama (Kemenag).

Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), prestasi membanggakan ini untuk menghidupkan semangat dan komitmen bersama agar bisa  kedepan bisa menggeser posisi Malaysia untuk menuju nomor satu dunia. 

Mobile_AP_Rectangle 2

Disebutkan dalam laporan SGIE tahun 2022, Indonesia tetap berada di nomor 4 peringkat dunia dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah kuat dan sehat, itu berarti Indonesia masih mampu mempertahankan peringkat.

“Tiga negara diatas peringkat Indonesia itu adalah Malaysia, Arab Saudi dan Uni E#mirat Arab, penilaian peringkat tersebut mencakup keuangan syariah, makanan atau minuman halal, modest fashion, farmasi dan kosmetik, wisata ramah muslim, media dan rekreasi,” imbuh Aqil.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Kabar menggembirakan dari State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 seperti dirilis DinarStandard, Indonesia berada di urutan kedua terkait produk makanan halal (halal food) dan urutan pertama diraih oleh Malaysia.

“Indonesia kalah dikatagori makanan dan minuman halal dari Malaysia, sedangkan untuk katagori modest fashion serta farmasi dan kosmetik, kita menduduki peringkat tiga dan sembilan,” kata Muhammad Aqil Irham, pejabat dari Kementrian Agama (Kemenag).

Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), prestasi membanggakan ini untuk menghidupkan semangat dan komitmen bersama agar bisa  kedepan bisa menggeser posisi Malaysia untuk menuju nomor satu dunia. 

Disebutkan dalam laporan SGIE tahun 2022, Indonesia tetap berada di nomor 4 peringkat dunia dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah kuat dan sehat, itu berarti Indonesia masih mampu mempertahankan peringkat.

“Tiga negara diatas peringkat Indonesia itu adalah Malaysia, Arab Saudi dan Uni E#mirat Arab, penilaian peringkat tersebut mencakup keuangan syariah, makanan atau minuman halal, modest fashion, farmasi dan kosmetik, wisata ramah muslim, media dan rekreasi,” imbuh Aqil.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Kabar menggembirakan dari State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 seperti dirilis DinarStandard, Indonesia berada di urutan kedua terkait produk makanan halal (halal food) dan urutan pertama diraih oleh Malaysia.

“Indonesia kalah dikatagori makanan dan minuman halal dari Malaysia, sedangkan untuk katagori modest fashion serta farmasi dan kosmetik, kita menduduki peringkat tiga dan sembilan,” kata Muhammad Aqil Irham, pejabat dari Kementrian Agama (Kemenag).

Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), prestasi membanggakan ini untuk menghidupkan semangat dan komitmen bersama agar bisa  kedepan bisa menggeser posisi Malaysia untuk menuju nomor satu dunia. 

Disebutkan dalam laporan SGIE tahun 2022, Indonesia tetap berada di nomor 4 peringkat dunia dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah kuat dan sehat, itu berarti Indonesia masih mampu mempertahankan peringkat.

“Tiga negara diatas peringkat Indonesia itu adalah Malaysia, Arab Saudi dan Uni E#mirat Arab, penilaian peringkat tersebut mencakup keuangan syariah, makanan atau minuman halal, modest fashion, farmasi dan kosmetik, wisata ramah muslim, media dan rekreasi,” imbuh Aqil.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/