alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Sopir Bus Shalawat Dilarang Minta Tip ke Jamaah

Mobile_AP_Rectangle 1

Makkah, RADARJEMBER.ID – Sopir yang terindikasi meminta tip kepada jamaah langsung ditindak tegas dipecat. Hal itu dikatakan Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah Asep Subhana jelang berakhirnya operasional bus shalawat.

“Sepanjang kita pantau tidak ada kendala yang signifikan. Walaupun ada hal kecil tapi tidak mempengaruhi jamaah, di dua hari pelayanan awal ada sopir yang terindikasi meminta tip kepada jamaah langsung kita pecat,” kata Asep di Makkah, Ahad.

Asep mengatakan, jika sopir meminta tip dengan paksaan, ada laporan baik foto dan video, langsung dilaporkan ke perusahaan bus dan diminta ganti sopir.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Alhamdulillah, sampai hari ini kita tidak mendengar lagi sopir-sopir yang meminta baksis atau tip,” katanya. Asep mengatakan, jika ada jamaah yang ingin memberikan uang sebagai sedekah kepada sopir bus shalawat tidak dilarang. Yang dilarang adalah jika sopir meminta secara paksa ke jamaah.

“Kalau jamaah yang memberikan dengan sukarela karena merasa sudah dilayani selama di Makkah ini, di catatan kami ada 46 hari layanan bus shalawat dan jamaah merasa puas dengan pelayanan tersebut, silakan memberikan sedekah,” katanya.

Asep mengatakan, hingga Sabtu (30/7), sebanyak 29 unit bus shalawat masih tersedia memberikan layanan mengantar jamaah haji dari hotel ke Masjidil Haram, Makkah.

- Advertisement -

Makkah, RADARJEMBER.ID – Sopir yang terindikasi meminta tip kepada jamaah langsung ditindak tegas dipecat. Hal itu dikatakan Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah Asep Subhana jelang berakhirnya operasional bus shalawat.

“Sepanjang kita pantau tidak ada kendala yang signifikan. Walaupun ada hal kecil tapi tidak mempengaruhi jamaah, di dua hari pelayanan awal ada sopir yang terindikasi meminta tip kepada jamaah langsung kita pecat,” kata Asep di Makkah, Ahad.

Asep mengatakan, jika sopir meminta tip dengan paksaan, ada laporan baik foto dan video, langsung dilaporkan ke perusahaan bus dan diminta ganti sopir.

“Alhamdulillah, sampai hari ini kita tidak mendengar lagi sopir-sopir yang meminta baksis atau tip,” katanya. Asep mengatakan, jika ada jamaah yang ingin memberikan uang sebagai sedekah kepada sopir bus shalawat tidak dilarang. Yang dilarang adalah jika sopir meminta secara paksa ke jamaah.

“Kalau jamaah yang memberikan dengan sukarela karena merasa sudah dilayani selama di Makkah ini, di catatan kami ada 46 hari layanan bus shalawat dan jamaah merasa puas dengan pelayanan tersebut, silakan memberikan sedekah,” katanya.

Asep mengatakan, hingga Sabtu (30/7), sebanyak 29 unit bus shalawat masih tersedia memberikan layanan mengantar jamaah haji dari hotel ke Masjidil Haram, Makkah.

Makkah, RADARJEMBER.ID – Sopir yang terindikasi meminta tip kepada jamaah langsung ditindak tegas dipecat. Hal itu dikatakan Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah Asep Subhana jelang berakhirnya operasional bus shalawat.

“Sepanjang kita pantau tidak ada kendala yang signifikan. Walaupun ada hal kecil tapi tidak mempengaruhi jamaah, di dua hari pelayanan awal ada sopir yang terindikasi meminta tip kepada jamaah langsung kita pecat,” kata Asep di Makkah, Ahad.

Asep mengatakan, jika sopir meminta tip dengan paksaan, ada laporan baik foto dan video, langsung dilaporkan ke perusahaan bus dan diminta ganti sopir.

“Alhamdulillah, sampai hari ini kita tidak mendengar lagi sopir-sopir yang meminta baksis atau tip,” katanya. Asep mengatakan, jika ada jamaah yang ingin memberikan uang sebagai sedekah kepada sopir bus shalawat tidak dilarang. Yang dilarang adalah jika sopir meminta secara paksa ke jamaah.

“Kalau jamaah yang memberikan dengan sukarela karena merasa sudah dilayani selama di Makkah ini, di catatan kami ada 46 hari layanan bus shalawat dan jamaah merasa puas dengan pelayanan tersebut, silakan memberikan sedekah,” katanya.

Asep mengatakan, hingga Sabtu (30/7), sebanyak 29 unit bus shalawat masih tersedia memberikan layanan mengantar jamaah haji dari hotel ke Masjidil Haram, Makkah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/