alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Prioritaskan Kebutuhan Dasar 1.459 Jiwa Korban Banjir Bandang di Torue

Mobile_AP_Rectangle 1

Parigi, Sulteng, RADARJEMBER.ID –  Sebanyak 1.459 jiwa dari 472 Kepala Keluarga (KK), menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terdampak banjir bandang di Desa Torue.

BACA JUGA : Antre Lima Jam, Wagub Bali Tinjau Langsung Bandara Ngurah Rai

​​​​​​”Data ini masih bersifat sementara, karena tim masih melakukan pendataan di lapangan,” kata Kepala BPBD Parigi Moutong Idran ditemui di Torue, Parigi Moutong.

Mobile_AP_Rectangle 2

Idran menjelaskan, data disajikan di papan informasi merupakan perpaduan data dihimpun BPBD dan sejumlah relawan, guna memudahkan penanggulangan di masa tanggap darurat.

Data yang tersaji, secara periodik dievaluasi dan diperbaharui guna mendapatkan data valid sebagai yang selanjutnya digunakan sebagai data induk untuk intervensi penanganan selanjutnya.

“Pemerintah terus berupaya melakukan langkah penanggulangan, karena situasi darurat maka pemenuhan kebutuhan dasar korban diprioritaskan lebih dulu,” ujarnya.

Dari peristiwa bencana banjir bandang, tercatat empat dusun terdampak yakni Dusun satu 81 jiwa atau 26 KK terdiri dari 11 jiwa warga lanjut usia (lansia), 5 jiwa balita dan 1 jiwa ibu hamil serta 18 rumah terdampak dan 1 diantaranya rusak berat.

Lalu, 400 jiwa atau 120 KK terdampak di Dusun 2 terdiri dari lansia 40 jiwa, 62 jiwa balita, 13 jiwa ibu hamil, 2 jiwa disabilitas dan 9 unit rumah hanyut, sedangkan rumah rusak masih dalam pendataan.

- Advertisement -

Parigi, Sulteng, RADARJEMBER.ID –  Sebanyak 1.459 jiwa dari 472 Kepala Keluarga (KK), menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terdampak banjir bandang di Desa Torue.

BACA JUGA : Antre Lima Jam, Wagub Bali Tinjau Langsung Bandara Ngurah Rai

​​​​​​”Data ini masih bersifat sementara, karena tim masih melakukan pendataan di lapangan,” kata Kepala BPBD Parigi Moutong Idran ditemui di Torue, Parigi Moutong.

Idran menjelaskan, data disajikan di papan informasi merupakan perpaduan data dihimpun BPBD dan sejumlah relawan, guna memudahkan penanggulangan di masa tanggap darurat.

Data yang tersaji, secara periodik dievaluasi dan diperbaharui guna mendapatkan data valid sebagai yang selanjutnya digunakan sebagai data induk untuk intervensi penanganan selanjutnya.

“Pemerintah terus berupaya melakukan langkah penanggulangan, karena situasi darurat maka pemenuhan kebutuhan dasar korban diprioritaskan lebih dulu,” ujarnya.

Dari peristiwa bencana banjir bandang, tercatat empat dusun terdampak yakni Dusun satu 81 jiwa atau 26 KK terdiri dari 11 jiwa warga lanjut usia (lansia), 5 jiwa balita dan 1 jiwa ibu hamil serta 18 rumah terdampak dan 1 diantaranya rusak berat.

Lalu, 400 jiwa atau 120 KK terdampak di Dusun 2 terdiri dari lansia 40 jiwa, 62 jiwa balita, 13 jiwa ibu hamil, 2 jiwa disabilitas dan 9 unit rumah hanyut, sedangkan rumah rusak masih dalam pendataan.

Parigi, Sulteng, RADARJEMBER.ID –  Sebanyak 1.459 jiwa dari 472 Kepala Keluarga (KK), menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terdampak banjir bandang di Desa Torue.

BACA JUGA : Antre Lima Jam, Wagub Bali Tinjau Langsung Bandara Ngurah Rai

​​​​​​”Data ini masih bersifat sementara, karena tim masih melakukan pendataan di lapangan,” kata Kepala BPBD Parigi Moutong Idran ditemui di Torue, Parigi Moutong.

Idran menjelaskan, data disajikan di papan informasi merupakan perpaduan data dihimpun BPBD dan sejumlah relawan, guna memudahkan penanggulangan di masa tanggap darurat.

Data yang tersaji, secara periodik dievaluasi dan diperbaharui guna mendapatkan data valid sebagai yang selanjutnya digunakan sebagai data induk untuk intervensi penanganan selanjutnya.

“Pemerintah terus berupaya melakukan langkah penanggulangan, karena situasi darurat maka pemenuhan kebutuhan dasar korban diprioritaskan lebih dulu,” ujarnya.

Dari peristiwa bencana banjir bandang, tercatat empat dusun terdampak yakni Dusun satu 81 jiwa atau 26 KK terdiri dari 11 jiwa warga lanjut usia (lansia), 5 jiwa balita dan 1 jiwa ibu hamil serta 18 rumah terdampak dan 1 diantaranya rusak berat.

Lalu, 400 jiwa atau 120 KK terdampak di Dusun 2 terdiri dari lansia 40 jiwa, 62 jiwa balita, 13 jiwa ibu hamil, 2 jiwa disabilitas dan 9 unit rumah hanyut, sedangkan rumah rusak masih dalam pendataan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/