alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Antre Lima Jam, Wagub Bali Tinjau Langsung Bandara Ngurah Rai

Mobile_AP_Rectangle 1

Badung, RADARJEMBER.ID – Kabar antrean pelaku perjalanan luar negeri hingga lima jam, langsung direspons Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Wagub Bali mengecek langsung situasi terkini Imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung.

BACA JUGA : Belum Satu Tahun Disapih dari ASI, Stunting Ancam Anak-Anak

“Konter Imigrasi yang sempat dikeluhkan kemarin, pada hari ini telah dibuka sebanyak 16 konter, termasuk tiga konter yang akan disiapkan untuk delegasi G20,” kata Wagub Bali dalam keterangan tertulisnya di Badung, Minggu (31/7).

Mobile_AP_Rectangle 2

Wagub yang biasa disapa Cok Ace itu menambahkan, selain itu masih terdapat tiga konter dalam perbaikan. Ketua PHRI Bali itu juga menyarankan proses perbaikan agar bisa dipercepat penyelesaiannya, mengingat jumlah kunjungan wisman setiap hari menunjukan tren peningkatan.

“Memang barang-barang penumpang kelihatannya masih cukup lama prosesnya, antara 30 menit sampai 1 jam. Tetapi saya sudah minta dan berharap agar proses menunggu barang penumpang bisa dipercepat. Ini bukan salah siapa-siapa, tapi mekanismenya seperti itu,” ujarnya.

Meskipun demikian, Cok Ace meminta pihak Imigrasi Bandara untuk menambah kursi khusus difabel dan orang tua pada area antre pengambilan bagasi. Hal ini penting dilakukan untuk memberikan pelayanan yang memadai kepada pengguna jasa bandara.

- Advertisement -

Badung, RADARJEMBER.ID – Kabar antrean pelaku perjalanan luar negeri hingga lima jam, langsung direspons Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Wagub Bali mengecek langsung situasi terkini Imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung.

BACA JUGA : Belum Satu Tahun Disapih dari ASI, Stunting Ancam Anak-Anak

“Konter Imigrasi yang sempat dikeluhkan kemarin, pada hari ini telah dibuka sebanyak 16 konter, termasuk tiga konter yang akan disiapkan untuk delegasi G20,” kata Wagub Bali dalam keterangan tertulisnya di Badung, Minggu (31/7).

Wagub yang biasa disapa Cok Ace itu menambahkan, selain itu masih terdapat tiga konter dalam perbaikan. Ketua PHRI Bali itu juga menyarankan proses perbaikan agar bisa dipercepat penyelesaiannya, mengingat jumlah kunjungan wisman setiap hari menunjukan tren peningkatan.

“Memang barang-barang penumpang kelihatannya masih cukup lama prosesnya, antara 30 menit sampai 1 jam. Tetapi saya sudah minta dan berharap agar proses menunggu barang penumpang bisa dipercepat. Ini bukan salah siapa-siapa, tapi mekanismenya seperti itu,” ujarnya.

Meskipun demikian, Cok Ace meminta pihak Imigrasi Bandara untuk menambah kursi khusus difabel dan orang tua pada area antre pengambilan bagasi. Hal ini penting dilakukan untuk memberikan pelayanan yang memadai kepada pengguna jasa bandara.

Badung, RADARJEMBER.ID – Kabar antrean pelaku perjalanan luar negeri hingga lima jam, langsung direspons Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Wagub Bali mengecek langsung situasi terkini Imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung.

BACA JUGA : Belum Satu Tahun Disapih dari ASI, Stunting Ancam Anak-Anak

“Konter Imigrasi yang sempat dikeluhkan kemarin, pada hari ini telah dibuka sebanyak 16 konter, termasuk tiga konter yang akan disiapkan untuk delegasi G20,” kata Wagub Bali dalam keterangan tertulisnya di Badung, Minggu (31/7).

Wagub yang biasa disapa Cok Ace itu menambahkan, selain itu masih terdapat tiga konter dalam perbaikan. Ketua PHRI Bali itu juga menyarankan proses perbaikan agar bisa dipercepat penyelesaiannya, mengingat jumlah kunjungan wisman setiap hari menunjukan tren peningkatan.

“Memang barang-barang penumpang kelihatannya masih cukup lama prosesnya, antara 30 menit sampai 1 jam. Tetapi saya sudah minta dan berharap agar proses menunggu barang penumpang bisa dipercepat. Ini bukan salah siapa-siapa, tapi mekanismenya seperti itu,” ujarnya.

Meskipun demikian, Cok Ace meminta pihak Imigrasi Bandara untuk menambah kursi khusus difabel dan orang tua pada area antre pengambilan bagasi. Hal ini penting dilakukan untuk memberikan pelayanan yang memadai kepada pengguna jasa bandara.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/