alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Musk Ingin Keringanan Pajak Impor Mobil Tesla di India

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Pabrikan mobil listrik Tesla tidak akan membangun pabrik di India, seperti yang telah dikonfirmasikan Elon Musk, kecuali jika pihaknya memperoleh izin untuk dapat menjual dan membuka pelayanan mobilnya di negara tersebut.

Dikutip dari Carscoops, pabrikan mobil listrik itu sudah lama berminat masuk ke pasar India. Namun, negara itu memungut pajak 100 persen untuk mobil impor yang harganya lebih dari 40.000 dolar AS (Rp581,8 juta), sementara kendaraan yang harganya kurang dari itu dikenakan pajak 60 persen.

Musk telah mendorong pemerintah India untuk menawarkan keringanan pajak sehingga dapat mengimpor mobil dari pabriknya di Amerika Serikat dan China. Namun, India tidak bersedia menawarkan keringanan pajak kecuali Tesla berkomitmen membangun pabrik di negara tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tesla tidak akan menempatkan pabrik di lokasi mana pun di mana kami tidak diizinkan terlebih dahulu untuk menjual dan membuka pelayanan mobil,” cuit Musk belum lama ini di Twitter, menanggapi pertanyaan seorang pengguna soal masa depan Tesla di India.

Menteri Transportasi Darat dan Jalan Raya India Nitin Gadkari baru-baru ini mengatakan, pihaknya tetap berharap Tesla dapat membangun pabrik di negara tersebut. Dia juga mengatakan pihaknya tidak memiliki masalah dengan Tesla.

“Vendor tersedia, kami menawarkan semua jenis teknologi dan karena itu, Musk dapat mengurangi biaya. India adalah pasar yang besar dan menawarkan peluang ekspor yang baik juga. Musk dapat mengekspor mobil Tesla dari India,” katanya menurut Tribune India.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Pabrikan mobil listrik Tesla tidak akan membangun pabrik di India, seperti yang telah dikonfirmasikan Elon Musk, kecuali jika pihaknya memperoleh izin untuk dapat menjual dan membuka pelayanan mobilnya di negara tersebut.

Dikutip dari Carscoops, pabrikan mobil listrik itu sudah lama berminat masuk ke pasar India. Namun, negara itu memungut pajak 100 persen untuk mobil impor yang harganya lebih dari 40.000 dolar AS (Rp581,8 juta), sementara kendaraan yang harganya kurang dari itu dikenakan pajak 60 persen.

Musk telah mendorong pemerintah India untuk menawarkan keringanan pajak sehingga dapat mengimpor mobil dari pabriknya di Amerika Serikat dan China. Namun, India tidak bersedia menawarkan keringanan pajak kecuali Tesla berkomitmen membangun pabrik di negara tersebut.

“Tesla tidak akan menempatkan pabrik di lokasi mana pun di mana kami tidak diizinkan terlebih dahulu untuk menjual dan membuka pelayanan mobil,” cuit Musk belum lama ini di Twitter, menanggapi pertanyaan seorang pengguna soal masa depan Tesla di India.

Menteri Transportasi Darat dan Jalan Raya India Nitin Gadkari baru-baru ini mengatakan, pihaknya tetap berharap Tesla dapat membangun pabrik di negara tersebut. Dia juga mengatakan pihaknya tidak memiliki masalah dengan Tesla.

“Vendor tersedia, kami menawarkan semua jenis teknologi dan karena itu, Musk dapat mengurangi biaya. India adalah pasar yang besar dan menawarkan peluang ekspor yang baik juga. Musk dapat mengekspor mobil Tesla dari India,” katanya menurut Tribune India.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Pabrikan mobil listrik Tesla tidak akan membangun pabrik di India, seperti yang telah dikonfirmasikan Elon Musk, kecuali jika pihaknya memperoleh izin untuk dapat menjual dan membuka pelayanan mobilnya di negara tersebut.

Dikutip dari Carscoops, pabrikan mobil listrik itu sudah lama berminat masuk ke pasar India. Namun, negara itu memungut pajak 100 persen untuk mobil impor yang harganya lebih dari 40.000 dolar AS (Rp581,8 juta), sementara kendaraan yang harganya kurang dari itu dikenakan pajak 60 persen.

Musk telah mendorong pemerintah India untuk menawarkan keringanan pajak sehingga dapat mengimpor mobil dari pabriknya di Amerika Serikat dan China. Namun, India tidak bersedia menawarkan keringanan pajak kecuali Tesla berkomitmen membangun pabrik di negara tersebut.

“Tesla tidak akan menempatkan pabrik di lokasi mana pun di mana kami tidak diizinkan terlebih dahulu untuk menjual dan membuka pelayanan mobil,” cuit Musk belum lama ini di Twitter, menanggapi pertanyaan seorang pengguna soal masa depan Tesla di India.

Menteri Transportasi Darat dan Jalan Raya India Nitin Gadkari baru-baru ini mengatakan, pihaknya tetap berharap Tesla dapat membangun pabrik di negara tersebut. Dia juga mengatakan pihaknya tidak memiliki masalah dengan Tesla.

“Vendor tersedia, kami menawarkan semua jenis teknologi dan karena itu, Musk dapat mengurangi biaya. India adalah pasar yang besar dan menawarkan peluang ekspor yang baik juga. Musk dapat mengekspor mobil Tesla dari India,” katanya menurut Tribune India.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/