alexametrics
30.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Tidak Ada Bukber dan Open House Lebaran

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pejabat dan pegawai pemerintahan dilarang menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) pada bulan Ramadan dan open house di saat Idul Fitri 1433 H, larangan itu dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Orang pertama di Indonesia tersebut mengungkapkan hal itu melalui keterangan pers, terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan Panduan Pokok Protokol Kesehatan Ramadan dan Idul Fitri.

“Dihimbau untuk pejabat dan pegawai pemerintah, melarang untuk melakukan bukber dan open house,” terang Jokowi, seperti dikutip dari JawaPos.com. Presiden menegaskan, perkembangan pandemi Covid-19 terus membaik, namun sejumlah pembatasan untuk pejabat dan pegawai pemerintahan tetap diberlakukan. Namun demikian, presiden memberikan kelonggaran, seperti PPLN datang melalui bandara Indonesia tidak perlu menjalani karantina.

Namun tetap wajib melakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR), bila hasil test PCR itu negatif  bisa langsung keluar dan bisa beraktivitas.Namun bila PCR mengarah ke hasil positif maka akan segera ditangani oleh Satgas Covid-19. Jokowi berharap selama momentum puasa dan lebaran, masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19, termasuk saat melakukan ibadah di masjid.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, untuk calon pemudik lebaran 2022, pemerintah memberlakukan atuiran ketat. Mimimal pemudik pernah mengikuti vaksinasi dua tahap dan satu kali vaksinasi booster sebagai penguat.(*)

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pejabat dan pegawai pemerintahan dilarang menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) pada bulan Ramadan dan open house di saat Idul Fitri 1433 H, larangan itu dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Orang pertama di Indonesia tersebut mengungkapkan hal itu melalui keterangan pers, terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan Panduan Pokok Protokol Kesehatan Ramadan dan Idul Fitri.

“Dihimbau untuk pejabat dan pegawai pemerintah, melarang untuk melakukan bukber dan open house,” terang Jokowi, seperti dikutip dari JawaPos.com. Presiden menegaskan, perkembangan pandemi Covid-19 terus membaik, namun sejumlah pembatasan untuk pejabat dan pegawai pemerintahan tetap diberlakukan. Namun demikian, presiden memberikan kelonggaran, seperti PPLN datang melalui bandara Indonesia tidak perlu menjalani karantina.

Namun tetap wajib melakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR), bila hasil test PCR itu negatif  bisa langsung keluar dan bisa beraktivitas.Namun bila PCR mengarah ke hasil positif maka akan segera ditangani oleh Satgas Covid-19. Jokowi berharap selama momentum puasa dan lebaran, masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19, termasuk saat melakukan ibadah di masjid.

Selain itu, untuk calon pemudik lebaran 2022, pemerintah memberlakukan atuiran ketat. Mimimal pemudik pernah mengikuti vaksinasi dua tahap dan satu kali vaksinasi booster sebagai penguat.(*)

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pejabat dan pegawai pemerintahan dilarang menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) pada bulan Ramadan dan open house di saat Idul Fitri 1433 H, larangan itu dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Orang pertama di Indonesia tersebut mengungkapkan hal itu melalui keterangan pers, terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan Panduan Pokok Protokol Kesehatan Ramadan dan Idul Fitri.

“Dihimbau untuk pejabat dan pegawai pemerintah, melarang untuk melakukan bukber dan open house,” terang Jokowi, seperti dikutip dari JawaPos.com. Presiden menegaskan, perkembangan pandemi Covid-19 terus membaik, namun sejumlah pembatasan untuk pejabat dan pegawai pemerintahan tetap diberlakukan. Namun demikian, presiden memberikan kelonggaran, seperti PPLN datang melalui bandara Indonesia tidak perlu menjalani karantina.

Namun tetap wajib melakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR), bila hasil test PCR itu negatif  bisa langsung keluar dan bisa beraktivitas.Namun bila PCR mengarah ke hasil positif maka akan segera ditangani oleh Satgas Covid-19. Jokowi berharap selama momentum puasa dan lebaran, masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19, termasuk saat melakukan ibadah di masjid.

Selain itu, untuk calon pemudik lebaran 2022, pemerintah memberlakukan atuiran ketat. Mimimal pemudik pernah mengikuti vaksinasi dua tahap dan satu kali vaksinasi booster sebagai penguat.(*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/