alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Migor dan Cabai Picu Inflasi Maret 2022

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Di bulan Maret 2022 harga sejumlah komoditas naik dan memicu terjadinya inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, di bulan tersebut mengalami inflasi 0,66 persen secara bulanan (month to month). 80 kota di Indonesia ikut terkena inflasi, sementara itu 2 kota mengalami deflasi. Seperti Tual dan Kendari.

Seperti dituturkan oleh Margo Yuwono, Kepala BPS Pusat, melalui telekonferensi,  Merauke merupakan daerah tertinggi inflasi di Indonesia bagian timur sebesar 1,86 persen, terendah berada di Kupang 0,09 persen. Selain itu, Deflasi terdapat di Tual 0,27, terendah deflasi di kota Kendari 0,07 persen.

“Seelain itu kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami kenaikan 1,47 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen. Pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,41 persen. Maka tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1,20 persen, sementara inflasi Maret 2022 ini terhadap Maret lalu sebesar  2,64 persen,“ jelas Margo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diterangkan pula oleh Margo, komponen inti Maret 2022 mengalami inflasi 0,30 persen. Inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Maret) 2022 sebesar 1,03 persen, sedangkan tingkat inflasi komponen inti dari tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 2,37 persen.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Di bulan Maret 2022 harga sejumlah komoditas naik dan memicu terjadinya inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, di bulan tersebut mengalami inflasi 0,66 persen secara bulanan (month to month). 80 kota di Indonesia ikut terkena inflasi, sementara itu 2 kota mengalami deflasi. Seperti Tual dan Kendari.

Seperti dituturkan oleh Margo Yuwono, Kepala BPS Pusat, melalui telekonferensi,  Merauke merupakan daerah tertinggi inflasi di Indonesia bagian timur sebesar 1,86 persen, terendah berada di Kupang 0,09 persen. Selain itu, Deflasi terdapat di Tual 0,27, terendah deflasi di kota Kendari 0,07 persen.

“Seelain itu kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami kenaikan 1,47 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen. Pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,41 persen. Maka tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1,20 persen, sementara inflasi Maret 2022 ini terhadap Maret lalu sebesar  2,64 persen,“ jelas Margo.

Diterangkan pula oleh Margo, komponen inti Maret 2022 mengalami inflasi 0,30 persen. Inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Maret) 2022 sebesar 1,03 persen, sedangkan tingkat inflasi komponen inti dari tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 2,37 persen.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Di bulan Maret 2022 harga sejumlah komoditas naik dan memicu terjadinya inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, di bulan tersebut mengalami inflasi 0,66 persen secara bulanan (month to month). 80 kota di Indonesia ikut terkena inflasi, sementara itu 2 kota mengalami deflasi. Seperti Tual dan Kendari.

Seperti dituturkan oleh Margo Yuwono, Kepala BPS Pusat, melalui telekonferensi,  Merauke merupakan daerah tertinggi inflasi di Indonesia bagian timur sebesar 1,86 persen, terendah berada di Kupang 0,09 persen. Selain itu, Deflasi terdapat di Tual 0,27, terendah deflasi di kota Kendari 0,07 persen.

“Seelain itu kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami kenaikan 1,47 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen. Pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,41 persen. Maka tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1,20 persen, sementara inflasi Maret 2022 ini terhadap Maret lalu sebesar  2,64 persen,“ jelas Margo.

Diterangkan pula oleh Margo, komponen inti Maret 2022 mengalami inflasi 0,30 persen. Inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Maret) 2022 sebesar 1,03 persen, sedangkan tingkat inflasi komponen inti dari tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 2,37 persen.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/