Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Salah Langkah Masuk Penjara

Safitri • Minggu, 4 April 2021 - 16:15 WIB
AMBROL: Kondisi plengsengan bawah jembatan menuju Jalan Sumatera. Tak hanya plengsengan yang terdampak banjir, fondasi jembatan juga. Bahkan, warga menyebut, fondasi itu sudah retak.
AMBROL: Kondisi plengsengan bawah jembatan menuju Jalan Sumatera. Tak hanya plengsengan yang terdampak banjir, fondasi jembatan juga. Bahkan, warga menyebut, fondasi itu sudah retak.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Seperti kita ketahui, peraturan bermain monopoli telah berkembang. Bahkan, tak jarang yang sampai membuat peraturan sendiri dan serba unik. Nah, di situ lah tantangan dimulai. Mengingat, akan banyak hambatan-hambatan dalam menentukan pilihan. Yang nantinya, berujung pada kekalahan dan salah strategi.
Viona Alvioniza, misalnya. Dia menyatakan bahwa pernah beberapa kali bermain monopoli dulu. Ingatannya samar-samar paham tentang bagaimana cara bermain monopoli. Karena itu, dia kerap menjadi sasaran.
“Jangan beli tanah itu dulu, kan tanah sebelahnya sudah tak beli. Percuma,” kata Pradini mulai meyakinkan Ona. Dengan itu, Ona melewati tanah yang seharusnya dibeli. Padahal, tanah itu bisa digunakan untuk berjaga-jaga. Saat melintas nanti, dia tak perlu membayar sewa tanah.
Photo
Photo
Tak hanya dari tipu muslihat pihak lawan. Terkadang, Ona memang kurang beruntung. Sebab, Ona kerap masuk penjara lantaran beberapa hal. Yakni, melemparkan dadu dengan angka yang sama sebanyak 3 kali, pion yang dimainkan berhenti di area masuk penjara, dan mendapatkan perintah dari kartu kesempatan ataupun dana umum.
Sebenarnya dia bisa bebas dari penjara dengan beberapa syarat. Di antaranya, Membeli dan menggunakan kartu bebas penjara dan membayar denda kepada bank sebelum gilirannya tiba untuk dapat melanjutkan perjalanan.
Namun, dia kerap terjebak dengan rayuan lawan mainnya sehingga tidak menggunakan fasilitas yang meringankan untuk keluar penjara. Namun, menunggu tiga kali putaran untuk terbebas tanpa syarat. Alhasil, banyak tanah yang dimiliki lawan mainnya.

Karena harus membayar banyak sewa sehingga mengakibatkan menumpuknya hutang, Ona pun bangkrut dan harus mundur dari permainan.

Jurnalis: Isnein Purnomo
Fotografer: Dwi Siswanto Editor : Safitri
#Jember