Motor Listrik Sekali Bongkar Butuh Biaya Besar

Salah satu keunggulan penggunaan motor listrik adalah menghemat bahan bakar. Kendati demikian, butuh modal yang cukup banyak untuk melakukan reparasi atau pembenahan jika mengalami kerusakan di bagian komponen listriknya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Salah satu keunggulan penggunaan motor listrik adalah menghemat bahan bakar. Kendati demikian, butuh modal yang cukup banyak untuk melakukan reparasi atau pembenahan jika mengalami kerusakan di bagian komponen listriknya. Salah satu pengguna sepeda listrik, Hariyono Rakhmad, menceritakan pengalamannya dalam merawat sepeda listrik miliknya.

Hari memiliki tiga motor listrik. Jenisnya beragam. Mulai dari yang menyerupai sepeda konvensional bermerek Magnum hingga sepeda listrik yang dapat dikayuh sekaligus dapat dilipat. Bagi Hari, kendaraan listrik adalah transportasi istimewa. Sebab, walaupun tampak gagah dan besar, namun bobotnya ternyata ringan. Motor listrik miliknya bisa berlari hingga 60 kilometer per jam. Estimasi baterainya berkapasitas 400-600 cycles. “Sepedanya ringan, kok,” katanya.

Menurut Hari, motor listrik membutuhkan biaya yang cukup tinggi untuk sekadar mengganti baterai. Idealnya, baterai motor harus diganti setiap dua tahun sekali. Kondisi pergantian baterai ini lumrah bagi motor listrik lainnya. Kendati demikian, biaya tersebut dinilainya masih wajar. “Sekali ganti baterai bisa sampai Rp 4 juta. Ini yang bikin orang pikir-pikir beli motor listrik,” ungkap Hari.

Ia mencontohkan, motor listriknya yang tidak dipakai atau digudangkan sekitar enam bulan lalu, bagian rodanya bocor dan harus diganti dengan yang baru. Sedangkan ketersediaan suku cadang dan teknisi yang mampu mengatasi cukup langka. “Di Jember ini hampir tidak ada. Roda saya beli online,” tuturnya.