Pamornya Tak Lekang Zaman

Ali menyebut, selain bisa menyehatkan, bermain sepeda pancal juga memberikan ketenangan bagi komunitas. Pada saat naik sepeda ontel, pikiran pun bisa tenang. “Sekaligus bisa menjadi sarana refreshing. Baik bersama keluarga maupun sesama anggota komunitas,” ujarnya.

Dalam perkembangannya, jenis sepeda di zaman modern memang banyak bermunculan. Namun, pamor sepeda tua menurutnya tak lekang oleh zaman. “Bahkan, sepeda tua dibanding sepeda modern di zaman sekarang ini, masih lebih maju sepeda tua. Sepeda lipat sudah ada sejak dulu. Bahkan, dinamo untuk lampu sepeda, dulu ada yang dipasang pada gir sepeda. Sekarang tidak ada,” ungkapnya.

Bahan serta kualitas pun, menurutnya, tak kalah dengan sepeda zaman sekarang. Modelnya lebih variasi sepeda tua. Makanya, harga sepeda tua tetap mahal. Bahannya sepeda standar saja, banyak yang lebih bagus dibanding sepeda sekarang. “Orang beli sepeda tua zaman dulu, banyak yang harus menjual sawah. Ada juga yang rela menjual sapinya. Berarti, sepeda tua itu harganya memang mahal karena kualitasnya juga bagus,” ulasnya.

Jurnalis: Nur Hariri
Fotografer: Dwi Siswanto
Editor: Mahrus Sholih