alexametrics
26 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Khawatir Gagal Memelihara Ular Sanca

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di Jember, eksistensi pemelihara ball python masih minim. Slamet mengaku kesulitan untuk menemukan orang yang memiliki hobi serupa. Kebanyakan, para pemelihara atau pecinta ular banyak yang membudidayakan ular lokalan. Sebab, mereka khawatir gagal merawat. Karena di awal, ball python merupakan salah satu ular yang memiliki nafsu makan rendah. “Makanya orang banyak yang takut gagal dan akhirnya mati,” kata Slamet.

Ia mengatakan, karakter ball python adalah ular yang tidak begitu suka makan. Namun, itu merupakan sebuah proses adaptasi. Sebab, di negara asalnya, Afrika, ball python hidup di bawah tanah dan gua yang cenderung gelap. Sehingga ball python juga tidak begitu memiliki nafsu makan yang tinggi. “Tidak mau makan itu sebenarnya hal biasa. Bisa jadi, dia masih adaptasi. Dulu, saya, ya, bingung ketika ular saya tidak mau makan,” kenangnya.

Menurutnya, pada saat awal memiliki ball python, salah satu dari empat jenis yang ia miliki juga sempat mogok makan. Tak tanggung-tanggung, durasinya lumayan lama, sekitar satu hingga dua bulan. Slamet, yang saat itu masih pemula, mengaku bingung. Hingga akhirnya, salah seorang temannya menyarankan agar membiarkannya. “Yang penting saya kasih air,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di Jember, eksistensi pemelihara ball python masih minim. Slamet mengaku kesulitan untuk menemukan orang yang memiliki hobi serupa. Kebanyakan, para pemelihara atau pecinta ular banyak yang membudidayakan ular lokalan. Sebab, mereka khawatir gagal merawat. Karena di awal, ball python merupakan salah satu ular yang memiliki nafsu makan rendah. “Makanya orang banyak yang takut gagal dan akhirnya mati,” kata Slamet.

Ia mengatakan, karakter ball python adalah ular yang tidak begitu suka makan. Namun, itu merupakan sebuah proses adaptasi. Sebab, di negara asalnya, Afrika, ball python hidup di bawah tanah dan gua yang cenderung gelap. Sehingga ball python juga tidak begitu memiliki nafsu makan yang tinggi. “Tidak mau makan itu sebenarnya hal biasa. Bisa jadi, dia masih adaptasi. Dulu, saya, ya, bingung ketika ular saya tidak mau makan,” kenangnya.

Menurutnya, pada saat awal memiliki ball python, salah satu dari empat jenis yang ia miliki juga sempat mogok makan. Tak tanggung-tanggung, durasinya lumayan lama, sekitar satu hingga dua bulan. Slamet, yang saat itu masih pemula, mengaku bingung. Hingga akhirnya, salah seorang temannya menyarankan agar membiarkannya. “Yang penting saya kasih air,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di Jember, eksistensi pemelihara ball python masih minim. Slamet mengaku kesulitan untuk menemukan orang yang memiliki hobi serupa. Kebanyakan, para pemelihara atau pecinta ular banyak yang membudidayakan ular lokalan. Sebab, mereka khawatir gagal merawat. Karena di awal, ball python merupakan salah satu ular yang memiliki nafsu makan rendah. “Makanya orang banyak yang takut gagal dan akhirnya mati,” kata Slamet.

Ia mengatakan, karakter ball python adalah ular yang tidak begitu suka makan. Namun, itu merupakan sebuah proses adaptasi. Sebab, di negara asalnya, Afrika, ball python hidup di bawah tanah dan gua yang cenderung gelap. Sehingga ball python juga tidak begitu memiliki nafsu makan yang tinggi. “Tidak mau makan itu sebenarnya hal biasa. Bisa jadi, dia masih adaptasi. Dulu, saya, ya, bingung ketika ular saya tidak mau makan,” kenangnya.

Menurutnya, pada saat awal memiliki ball python, salah satu dari empat jenis yang ia miliki juga sempat mogok makan. Tak tanggung-tanggung, durasinya lumayan lama, sekitar satu hingga dua bulan. Slamet, yang saat itu masih pemula, mengaku bingung. Hingga akhirnya, salah seorang temannya menyarankan agar membiarkannya. “Yang penting saya kasih air,” ungkapnya.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca