alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Ayam Jago Andalkan Bobot dan Kegagahan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ayam jago memang dikenal sebagai ayam petarung, tetapi itu dilarang. Pada era modern sekarang ini, banyak kontes ayam dengan kriteria penilaian yang sudah bergeser alias berbeda. Kini, kriterianya banyak yang beralih pada kontes yang menawarkan keindahan dan kegagahan.

Keberadaan ayam jago di kota penghasil padi dan jagung ini bisa dibilang sangat banyak. Betapa tidak, untuk memiliki ayam jago bisa dengan mudah ditemukan. Bahkan, di 31 kecamatan ada saja ayam yang dirawat warga.

Namun demikian, ayam memiliki jenis yang berbeda-beda. Nah, di Lingkungan Gebang Taman, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Jember ada warga yang konsentrasi beternak ayam untuk kontes. Dia adalah Zakaria Shiddiq dan Yeko Satrio.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kedua pria ini sudah cukup lama menggeluti dunia ayam. Bahkan, keduanya beternak ayam kontes mulai dari penetasan telur, merawatnya sejak kecil, hingga siap dilombakan. “Setiap hari, saya merawat ayam. Sekarang sudah banyak kontes untuk kegagahan ayam. Kalau aduan kan dilarang,” kata Zakaria.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ayam jago memang dikenal sebagai ayam petarung, tetapi itu dilarang. Pada era modern sekarang ini, banyak kontes ayam dengan kriteria penilaian yang sudah bergeser alias berbeda. Kini, kriterianya banyak yang beralih pada kontes yang menawarkan keindahan dan kegagahan.

Keberadaan ayam jago di kota penghasil padi dan jagung ini bisa dibilang sangat banyak. Betapa tidak, untuk memiliki ayam jago bisa dengan mudah ditemukan. Bahkan, di 31 kecamatan ada saja ayam yang dirawat warga.

Namun demikian, ayam memiliki jenis yang berbeda-beda. Nah, di Lingkungan Gebang Taman, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Jember ada warga yang konsentrasi beternak ayam untuk kontes. Dia adalah Zakaria Shiddiq dan Yeko Satrio.

Kedua pria ini sudah cukup lama menggeluti dunia ayam. Bahkan, keduanya beternak ayam kontes mulai dari penetasan telur, merawatnya sejak kecil, hingga siap dilombakan. “Setiap hari, saya merawat ayam. Sekarang sudah banyak kontes untuk kegagahan ayam. Kalau aduan kan dilarang,” kata Zakaria.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ayam jago memang dikenal sebagai ayam petarung, tetapi itu dilarang. Pada era modern sekarang ini, banyak kontes ayam dengan kriteria penilaian yang sudah bergeser alias berbeda. Kini, kriterianya banyak yang beralih pada kontes yang menawarkan keindahan dan kegagahan.

Keberadaan ayam jago di kota penghasil padi dan jagung ini bisa dibilang sangat banyak. Betapa tidak, untuk memiliki ayam jago bisa dengan mudah ditemukan. Bahkan, di 31 kecamatan ada saja ayam yang dirawat warga.

Namun demikian, ayam memiliki jenis yang berbeda-beda. Nah, di Lingkungan Gebang Taman, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Jember ada warga yang konsentrasi beternak ayam untuk kontes. Dia adalah Zakaria Shiddiq dan Yeko Satrio.

Kedua pria ini sudah cukup lama menggeluti dunia ayam. Bahkan, keduanya beternak ayam kontes mulai dari penetasan telur, merawatnya sejak kecil, hingga siap dilombakan. “Setiap hari, saya merawat ayam. Sekarang sudah banyak kontes untuk kegagahan ayam. Kalau aduan kan dilarang,” kata Zakaria.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca