alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Taman Gading, Wisata Baru yang Viral di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

LEDOKOMBO.RADARJEMBER.ID- Kabupaten Jember memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari wisata alam maupun wisata kebudayaan. Salah satu wisata alam yang sedang viral saat ini adalah Taman Gading. Berlokasi di Dusun Sumber Bulus, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Meski tergolong baru, wisata ini kian ramai dikunjungi, terlebih saat akhir pekan dan libur panjang.

Sejak September 2020, Musyawwir, 36, resmi membuka Taman Gading sebagai wisata. Awalnya, ia tak pernah terpikir untuk membangun taman wisata di lahan seluas satu setengah hektare ini, karena terletak di pelosok desa. Ia hanya berniat menanam bibit-bibit pohon dan tanaman hias untuk kemudian dijual ke toko bunganya yang ada di pulau Bali. Namun, salah satu warga sekitar memintanya untuk dijadikan wisata, karena melihat keindahan ratusan bibit tanaman layaknya taman bunga.

Setelah mendengar ucapan tersebut, ia mempertimbangkan bagaimana caranya agar lahan bibit tanaman itu layak menjadi tempat wisata. “Saya mulai membeli bunga-bunga dari Malang. Bagaimana caranya agar cepat besar dan bagus dilihat,” ungkap Musyawwir.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekitar delapan bulan tanaman hias miliknya tumbuh sesuai konsep yang diinginkan. Satu- per satu hingga puluhan pengunjung berdatangan melihat keindahan wisata yang dia bangun. Ia mulai berinisiatif untuk mengembangkan taman tersebut dengan membuat kolam mini untuk pemandian anak-anak.

- Advertisement -

LEDOKOMBO.RADARJEMBER.ID- Kabupaten Jember memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari wisata alam maupun wisata kebudayaan. Salah satu wisata alam yang sedang viral saat ini adalah Taman Gading. Berlokasi di Dusun Sumber Bulus, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Meski tergolong baru, wisata ini kian ramai dikunjungi, terlebih saat akhir pekan dan libur panjang.

Sejak September 2020, Musyawwir, 36, resmi membuka Taman Gading sebagai wisata. Awalnya, ia tak pernah terpikir untuk membangun taman wisata di lahan seluas satu setengah hektare ini, karena terletak di pelosok desa. Ia hanya berniat menanam bibit-bibit pohon dan tanaman hias untuk kemudian dijual ke toko bunganya yang ada di pulau Bali. Namun, salah satu warga sekitar memintanya untuk dijadikan wisata, karena melihat keindahan ratusan bibit tanaman layaknya taman bunga.

Setelah mendengar ucapan tersebut, ia mempertimbangkan bagaimana caranya agar lahan bibit tanaman itu layak menjadi tempat wisata. “Saya mulai membeli bunga-bunga dari Malang. Bagaimana caranya agar cepat besar dan bagus dilihat,” ungkap Musyawwir.

Sekitar delapan bulan tanaman hias miliknya tumbuh sesuai konsep yang diinginkan. Satu- per satu hingga puluhan pengunjung berdatangan melihat keindahan wisata yang dia bangun. Ia mulai berinisiatif untuk mengembangkan taman tersebut dengan membuat kolam mini untuk pemandian anak-anak.

LEDOKOMBO.RADARJEMBER.ID- Kabupaten Jember memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari wisata alam maupun wisata kebudayaan. Salah satu wisata alam yang sedang viral saat ini adalah Taman Gading. Berlokasi di Dusun Sumber Bulus, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Meski tergolong baru, wisata ini kian ramai dikunjungi, terlebih saat akhir pekan dan libur panjang.

Sejak September 2020, Musyawwir, 36, resmi membuka Taman Gading sebagai wisata. Awalnya, ia tak pernah terpikir untuk membangun taman wisata di lahan seluas satu setengah hektare ini, karena terletak di pelosok desa. Ia hanya berniat menanam bibit-bibit pohon dan tanaman hias untuk kemudian dijual ke toko bunganya yang ada di pulau Bali. Namun, salah satu warga sekitar memintanya untuk dijadikan wisata, karena melihat keindahan ratusan bibit tanaman layaknya taman bunga.

Setelah mendengar ucapan tersebut, ia mempertimbangkan bagaimana caranya agar lahan bibit tanaman itu layak menjadi tempat wisata. “Saya mulai membeli bunga-bunga dari Malang. Bagaimana caranya agar cepat besar dan bagus dilihat,” ungkap Musyawwir.

Sekitar delapan bulan tanaman hias miliknya tumbuh sesuai konsep yang diinginkan. Satu- per satu hingga puluhan pengunjung berdatangan melihat keindahan wisata yang dia bangun. Ia mulai berinisiatif untuk mengembangkan taman tersebut dengan membuat kolam mini untuk pemandian anak-anak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/