alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Henna Art, Melukis di Tangan dari Hobi Jadi Bisnis

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dari pengalaman membuat henna art di tangan teman-temannya, Riska Raudatul Jannah pun mulai mendapat pesanan jasa dari rumah ke rumah. Biasanya, pengguna jasa henna art terbanyak digunakan untuk acara tunangan atau pernikahan. “Kalau dulu di pondok kan iseng, kalau di luar-luar kayak sekarang orang-orang mau nikah yang banyak,” tutur Riska.

Dalam membuat henna art, Riska bisa menghabiskan waktu hingga empat jam. Untuk harganya, berada di kisaran Rp 150 hingga 200 ribu. “Kalau nambah kuku palsu bisa tambah lagi. Tergantung maunya pakai kuku palsu yang kayak apa,” katanya.

Ya, dia menjalankan bisnis dari hobi menggambar yang ia tekuni sejak kecil itu. Perjalanan menjadi seorang henna artist memang sangatlah panjang bagi Riska. Selain berlatih dengan memanfaatkan tangan dan permintaan temannya, ia juga memanfaatkan segala tenaga yang dimilikinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia sempat membuat henna art di salah satu daerah, dan hanya dibayar nasi bungkus. Bukan hal yang menyedihkan baginya. Justru itu membuatnya sangat senang. Sebab, pengalaman tersebut dia alami saat masih bermukim di pesantren. “Nggak sedih ya, dapat nasi itu sudah senang banget,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dari pengalaman membuat henna art di tangan teman-temannya, Riska Raudatul Jannah pun mulai mendapat pesanan jasa dari rumah ke rumah. Biasanya, pengguna jasa henna art terbanyak digunakan untuk acara tunangan atau pernikahan. “Kalau dulu di pondok kan iseng, kalau di luar-luar kayak sekarang orang-orang mau nikah yang banyak,” tutur Riska.

Dalam membuat henna art, Riska bisa menghabiskan waktu hingga empat jam. Untuk harganya, berada di kisaran Rp 150 hingga 200 ribu. “Kalau nambah kuku palsu bisa tambah lagi. Tergantung maunya pakai kuku palsu yang kayak apa,” katanya.

Ya, dia menjalankan bisnis dari hobi menggambar yang ia tekuni sejak kecil itu. Perjalanan menjadi seorang henna artist memang sangatlah panjang bagi Riska. Selain berlatih dengan memanfaatkan tangan dan permintaan temannya, ia juga memanfaatkan segala tenaga yang dimilikinya.

Dia sempat membuat henna art di salah satu daerah, dan hanya dibayar nasi bungkus. Bukan hal yang menyedihkan baginya. Justru itu membuatnya sangat senang. Sebab, pengalaman tersebut dia alami saat masih bermukim di pesantren. “Nggak sedih ya, dapat nasi itu sudah senang banget,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dari pengalaman membuat henna art di tangan teman-temannya, Riska Raudatul Jannah pun mulai mendapat pesanan jasa dari rumah ke rumah. Biasanya, pengguna jasa henna art terbanyak digunakan untuk acara tunangan atau pernikahan. “Kalau dulu di pondok kan iseng, kalau di luar-luar kayak sekarang orang-orang mau nikah yang banyak,” tutur Riska.

Dalam membuat henna art, Riska bisa menghabiskan waktu hingga empat jam. Untuk harganya, berada di kisaran Rp 150 hingga 200 ribu. “Kalau nambah kuku palsu bisa tambah lagi. Tergantung maunya pakai kuku palsu yang kayak apa,” katanya.

Ya, dia menjalankan bisnis dari hobi menggambar yang ia tekuni sejak kecil itu. Perjalanan menjadi seorang henna artist memang sangatlah panjang bagi Riska. Selain berlatih dengan memanfaatkan tangan dan permintaan temannya, ia juga memanfaatkan segala tenaga yang dimilikinya.

Dia sempat membuat henna art di salah satu daerah, dan hanya dibayar nasi bungkus. Bukan hal yang menyedihkan baginya. Justru itu membuatnya sangat senang. Sebab, pengalaman tersebut dia alami saat masih bermukim di pesantren. “Nggak sedih ya, dapat nasi itu sudah senang banget,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca