alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Potensial, tapi Masih Minim Sentuhan

Wisata di Kawasan Pedesaan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember memiliki beragam kawasan wisata yang mengusung keindahan alam. Sebagian besar berada di kawasan pinggir kota. Salah satunya, seperti kawasan wisata Skyland Wuluhan di Bukit Simbad.

Hamparan pemandangan hijau dan perbukitan terpampang jelas sejauh mata memandang. Di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, tersebut, pengunjung akan dimanjakan dengan sensasi panorama alam dari ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejatinya, Skyland masuk dalam kawasan area milik Perhutani. Namun, dalam pengelolaannya masih secara konvensional dan bekerja sama dengan sejumlah pihak. Misalnya, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjungrejo, Kelompok Tani Hutan (KTH) Tamansari, dan Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Glundengan. “Sejak dibuka pada Oktober 2020 lalu, tempat itu difungsikan untuk olahraga paralayang dan destinasi wisata,” terang Manajer Skyland Wuluhan Mochammad Yasin.

BACA JUGA : Kolaborasikan Buper dengan Wisata

Dia membenarkan, selama ini lokasi itu digunakan untuk wisata sekaligus olahraga yang memacu adrenalin, yakni sepeda gunung dan paralayang. Sejak dibuka sampai hari ini, kawasan menarik itu dirasa masih butuh banyak sentuhan untuk benar-benar bisa menjadi destinasi wisata unggulan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember memiliki beragam kawasan wisata yang mengusung keindahan alam. Sebagian besar berada di kawasan pinggir kota. Salah satunya, seperti kawasan wisata Skyland Wuluhan di Bukit Simbad.

Hamparan pemandangan hijau dan perbukitan terpampang jelas sejauh mata memandang. Di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, tersebut, pengunjung akan dimanjakan dengan sensasi panorama alam dari ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut.

Sejatinya, Skyland masuk dalam kawasan area milik Perhutani. Namun, dalam pengelolaannya masih secara konvensional dan bekerja sama dengan sejumlah pihak. Misalnya, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjungrejo, Kelompok Tani Hutan (KTH) Tamansari, dan Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Glundengan. “Sejak dibuka pada Oktober 2020 lalu, tempat itu difungsikan untuk olahraga paralayang dan destinasi wisata,” terang Manajer Skyland Wuluhan Mochammad Yasin.

BACA JUGA : Kolaborasikan Buper dengan Wisata

Dia membenarkan, selama ini lokasi itu digunakan untuk wisata sekaligus olahraga yang memacu adrenalin, yakni sepeda gunung dan paralayang. Sejak dibuka sampai hari ini, kawasan menarik itu dirasa masih butuh banyak sentuhan untuk benar-benar bisa menjadi destinasi wisata unggulan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember memiliki beragam kawasan wisata yang mengusung keindahan alam. Sebagian besar berada di kawasan pinggir kota. Salah satunya, seperti kawasan wisata Skyland Wuluhan di Bukit Simbad.

Hamparan pemandangan hijau dan perbukitan terpampang jelas sejauh mata memandang. Di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, tersebut, pengunjung akan dimanjakan dengan sensasi panorama alam dari ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut.

Sejatinya, Skyland masuk dalam kawasan area milik Perhutani. Namun, dalam pengelolaannya masih secara konvensional dan bekerja sama dengan sejumlah pihak. Misalnya, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjungrejo, Kelompok Tani Hutan (KTH) Tamansari, dan Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Glundengan. “Sejak dibuka pada Oktober 2020 lalu, tempat itu difungsikan untuk olahraga paralayang dan destinasi wisata,” terang Manajer Skyland Wuluhan Mochammad Yasin.

BACA JUGA : Kolaborasikan Buper dengan Wisata

Dia membenarkan, selama ini lokasi itu digunakan untuk wisata sekaligus olahraga yang memacu adrenalin, yakni sepeda gunung dan paralayang. Sejak dibuka sampai hari ini, kawasan menarik itu dirasa masih butuh banyak sentuhan untuk benar-benar bisa menjadi destinasi wisata unggulan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/