alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Buka Puasa Bersama, Andalkan Menu Desa

Kangen Makan Bareng Seperti di Kampung Halaman Buka puasa bersama biasanya menjadi agenda rutin di bulan Ramadan. Selain untuk mempererat silaturahmi, juga untuk tasyakuran dalam rangka menyambut bulan suci penuh berkah. Tradisi ini juga kerap dilakukan di desa. Nah, inilah yang ingin disampaikan melalui menu bancakan.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Terdengar gelak ibu-ibu di salah satu warung di Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Suara gaduh itu semakin lantang saat terdengar lantunan azan Magrib. “Wah, ayo Bu, ayo Bu, foto-fotoannya nanti, buka puasa dulu,” tutur Sita, salah seorang pelanggan di Café Tipis-Tipis saat mengajak teman-temannya untuk segera membatalkan puasa.

Sementara itu, berbagai hidangan khas kafe tersebut sudah tersedia sebelumnya. Mulai dari es sirsak bercampur jeli dan biji selasih hingga kolak berisi pisang, ubi, serta kacang hijau. Sedikitnya ada sekitar 20 orang yang duduk melingkar di sana. Satu per satu membatalkan puasa dengan caranya masing-masing.

Selain itu, berbagai menu makanan sudah tersuguh di tengah lingkaran tersebut. Uniknya, seluruh makanan dan lauk disajikan dalam satu ‘piring’. Bukan piring kaca ataupun melamin, tetapi beralaskan daun pisang yang ditata sepanjang kurang lebih empat hingga lima meter. Beraneka makanan sudah siap disantap untuk berbuka. “Kami menyebutnya bancakan,” ungkap Dewi Eliana, pemilik Café Tipis-Tipis.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Terdengar gelak ibu-ibu di salah satu warung di Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Suara gaduh itu semakin lantang saat terdengar lantunan azan Magrib. “Wah, ayo Bu, ayo Bu, foto-fotoannya nanti, buka puasa dulu,” tutur Sita, salah seorang pelanggan di Café Tipis-Tipis saat mengajak teman-temannya untuk segera membatalkan puasa.

Sementara itu, berbagai hidangan khas kafe tersebut sudah tersedia sebelumnya. Mulai dari es sirsak bercampur jeli dan biji selasih hingga kolak berisi pisang, ubi, serta kacang hijau. Sedikitnya ada sekitar 20 orang yang duduk melingkar di sana. Satu per satu membatalkan puasa dengan caranya masing-masing.

Selain itu, berbagai menu makanan sudah tersuguh di tengah lingkaran tersebut. Uniknya, seluruh makanan dan lauk disajikan dalam satu ‘piring’. Bukan piring kaca ataupun melamin, tetapi beralaskan daun pisang yang ditata sepanjang kurang lebih empat hingga lima meter. Beraneka makanan sudah siap disantap untuk berbuka. “Kami menyebutnya bancakan,” ungkap Dewi Eliana, pemilik Café Tipis-Tipis.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Terdengar gelak ibu-ibu di salah satu warung di Jalan Danau Toba, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Suara gaduh itu semakin lantang saat terdengar lantunan azan Magrib. “Wah, ayo Bu, ayo Bu, foto-fotoannya nanti, buka puasa dulu,” tutur Sita, salah seorang pelanggan di Café Tipis-Tipis saat mengajak teman-temannya untuk segera membatalkan puasa.

Sementara itu, berbagai hidangan khas kafe tersebut sudah tersedia sebelumnya. Mulai dari es sirsak bercampur jeli dan biji selasih hingga kolak berisi pisang, ubi, serta kacang hijau. Sedikitnya ada sekitar 20 orang yang duduk melingkar di sana. Satu per satu membatalkan puasa dengan caranya masing-masing.

Selain itu, berbagai menu makanan sudah tersuguh di tengah lingkaran tersebut. Uniknya, seluruh makanan dan lauk disajikan dalam satu ‘piring’. Bukan piring kaca ataupun melamin, tetapi beralaskan daun pisang yang ditata sepanjang kurang lebih empat hingga lima meter. Beraneka makanan sudah siap disantap untuk berbuka. “Kami menyebutnya bancakan,” ungkap Dewi Eliana, pemilik Café Tipis-Tipis.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/