Mahal! Segini Harga Sepeda Downhill

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di Jember, salah satu jalur downhill yang sering dikenalkan adalah di sekitar Rembangan, Arjasa. Di sana, ada jalur sepanjang 1,5 kilometer. Cukup standar untuk ukuran profesional atau atlet downhill.

Sementara, di beberapa kota lainnya, jalur downhill bisa berada di dalam mall (downmall) atau di perkotaan menurun (urban downhill). Namun, di track mana pun jenisnya, semuanya membutuhkan sepeda dengan spesifikasi tingkat tinggi, alias spek dewa.

Soal harga juga cukup lumayan. Terkadang, urusan suku cadang saja bisa jauh lebih mahal dari suku cadang sepeda motor. “Seperti suspensi. Untuk jenis standar bisa mencapai Rp 20 juta,” terang Andik Dwi Herwanto, pesepeda downhill asal Wringintelu, Kecamatan Puger.

Beberapa spesifikasi itu, lanjut dia, memang yang utama adalah pemilihan suspensi. Ukuran standar sepeda downhill, bagian belakang minimal 170 milimeter. Sementara bagian depan, kisaran 180-200 milimeter. “Dan lagi, spare part sepeda downhill itu tidak ada tokonya. Harus inden ke luar negeri,” tambah Andik.

Sementara itu, pada pabrikan sepeda yang ada saat ini, biasanya hanya menyediakan jenis kerangka utama saja, yang lebih dikenal dengan sebutan bayangan. Karena itu, para pesepeda downhill lebih sering merakit sendiri sepedanya. “Teman-teman semua di komunitas rata-rata merakit sendiri. Jadi, beli bayangannya dan belanja lainnya. Seperti rem, suspensi, pedal, dan sebagainya,” ulasnya.