alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Mau Ke Rembangan saat Pandemi, Kalian Harus Tahu Ini

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berwisata merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk melepas penat. Baik bersama keluarga, rekan kerja ataupun teman kuliah. Salah satu tempat wisata yang menyuguhkan pemandangan menarik di Jember adalah wisata puncak Rembangan.

Namun ketika pandemi Covid-19, masyarakat yang akan ke tempat ini harus tahu beberapa informasi tentang rembangan. Saat wartawan radarjember.id berkunjung ke tempat ini, Senin (22/3/2021), suasananya masih sepi.

Berdasarkan informasi petugas, memang wisata Rembangan, sudah setahun ini belum membuka kolam renang. Pengunjung bisa masuk saat pandemi. Hanya saja tidak bisa berenang. Pihak pengelola masih melarang pengunjung untuk berenang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagai pemberitahuan kepada pengunjung, di depan loket pintu masuk terdapat pemberitahuan berukuran besar yang betuliskan ‘Mohon Maaf, Fasilitas Kolam Renang Belum Bisa Digunakan’. Hal ini untuk mencegah kemunculan Klaster baru penularan virus mematikan tersebut.

“Begitu sampai di depan loket pintu masuk dan membaca tulisan kalau kolam renang sementara ditutup, tidak sedikit pengunjung kecewa dan langsung meninggalkan Rembangan,” ungkap Sugeng Riyadi, penanggung jawab wisata Rembangan.

Menurutnya, akibat hantaman Covid-19, tingkat kedatangan pengunjung ke tempat wisata turun hingga 70%, Karena mayoritas tujuan wisatawan datang untuk berenang sambil bersantai ramai-ramai menikmati keindahan alam Rembangan.

“Kami belum berani untuk memfungsikan kembali kolam renang ini karena belum ada perintah dari Satgas Covid-19 Kabupaten Jember,” ujar Sugeng.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berwisata merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk melepas penat. Baik bersama keluarga, rekan kerja ataupun teman kuliah. Salah satu tempat wisata yang menyuguhkan pemandangan menarik di Jember adalah wisata puncak Rembangan.

Namun ketika pandemi Covid-19, masyarakat yang akan ke tempat ini harus tahu beberapa informasi tentang rembangan. Saat wartawan radarjember.id berkunjung ke tempat ini, Senin (22/3/2021), suasananya masih sepi.

Berdasarkan informasi petugas, memang wisata Rembangan, sudah setahun ini belum membuka kolam renang. Pengunjung bisa masuk saat pandemi. Hanya saja tidak bisa berenang. Pihak pengelola masih melarang pengunjung untuk berenang.

Sebagai pemberitahuan kepada pengunjung, di depan loket pintu masuk terdapat pemberitahuan berukuran besar yang betuliskan ‘Mohon Maaf, Fasilitas Kolam Renang Belum Bisa Digunakan’. Hal ini untuk mencegah kemunculan Klaster baru penularan virus mematikan tersebut.

“Begitu sampai di depan loket pintu masuk dan membaca tulisan kalau kolam renang sementara ditutup, tidak sedikit pengunjung kecewa dan langsung meninggalkan Rembangan,” ungkap Sugeng Riyadi, penanggung jawab wisata Rembangan.

Menurutnya, akibat hantaman Covid-19, tingkat kedatangan pengunjung ke tempat wisata turun hingga 70%, Karena mayoritas tujuan wisatawan datang untuk berenang sambil bersantai ramai-ramai menikmati keindahan alam Rembangan.

“Kami belum berani untuk memfungsikan kembali kolam renang ini karena belum ada perintah dari Satgas Covid-19 Kabupaten Jember,” ujar Sugeng.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berwisata merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk melepas penat. Baik bersama keluarga, rekan kerja ataupun teman kuliah. Salah satu tempat wisata yang menyuguhkan pemandangan menarik di Jember adalah wisata puncak Rembangan.

Namun ketika pandemi Covid-19, masyarakat yang akan ke tempat ini harus tahu beberapa informasi tentang rembangan. Saat wartawan radarjember.id berkunjung ke tempat ini, Senin (22/3/2021), suasananya masih sepi.

Berdasarkan informasi petugas, memang wisata Rembangan, sudah setahun ini belum membuka kolam renang. Pengunjung bisa masuk saat pandemi. Hanya saja tidak bisa berenang. Pihak pengelola masih melarang pengunjung untuk berenang.

Sebagai pemberitahuan kepada pengunjung, di depan loket pintu masuk terdapat pemberitahuan berukuran besar yang betuliskan ‘Mohon Maaf, Fasilitas Kolam Renang Belum Bisa Digunakan’. Hal ini untuk mencegah kemunculan Klaster baru penularan virus mematikan tersebut.

“Begitu sampai di depan loket pintu masuk dan membaca tulisan kalau kolam renang sementara ditutup, tidak sedikit pengunjung kecewa dan langsung meninggalkan Rembangan,” ungkap Sugeng Riyadi, penanggung jawab wisata Rembangan.

Menurutnya, akibat hantaman Covid-19, tingkat kedatangan pengunjung ke tempat wisata turun hingga 70%, Karena mayoritas tujuan wisatawan datang untuk berenang sambil bersantai ramai-ramai menikmati keindahan alam Rembangan.

“Kami belum berani untuk memfungsikan kembali kolam renang ini karena belum ada perintah dari Satgas Covid-19 Kabupaten Jember,” ujar Sugeng.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/