alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Diecast Dimodifikasi, Makin Stylis dan Menawan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dinding ruang tamu yang biasanya terdapat sejumlah foto bersama keluarga tidak tampak dalam rumah Yusuf. Warga, Perumahan Green Hasana Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono ini justru memenuhi dinding rumahnya dengan mobil diecast dalam kotak yang tersusun rapi.

Dapur Aman Koleksi Diecast Jalan

Kotak mainan tersebut berisi puluhan miniatur mobil mainan hasil modifikasinya sendiri. Seperti miniatur kontainer, mobil box serta beberapa miniatur mobil lainnya. Selain itu, Yusuf juga masih menyimpan ratusan miniatur mobil diecast lainya dalam kardus yang seperti baru karena masih terbungkus rapi dengan plastik. “Kalau ngomong suka, ya sukanya dari kecil. Tetapi baru jadi hobi dan bisa beli sendiri itu tahun 2012,” kata Yusuf.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mulanya, Yusuf suka mengoleksi miniatur mobil skala 1/156 atau ukuran lumayan besar. Tetapi, lambat laun hobi kakaknya yang suka mengoleksi diecast skala 1/87 itu menular padanya. Sehingga, dia sering keliling mencari miniatur mobil sampai sekarang. “Sebetulnya saya tidak mementingkan skala atau ukuran mobil, karena mobil mana yang saya suka ya beli. Waktu itu, mobil keluaran hotwheels dan matchbox ini masih sering kelihatan di toko-toko. Sampai sekarang harus beli lewat sesama kolektor,” tambahnya.

Yusuf tidak hanya suka koleksi, tetapi juga suka memodifikasi beragam miniatur mobil diecast. Bahkan, dia juga berhasil memodifikasi miniatur mobil lainnya mirip mobil polisi, mobil balap, bus, serta sejumlah mobil lainnya.

Menurutnya, real car atau miniatur mobil dari pabrikan banyak ditemui di sejumlah toko, maupun kolektor-kolektor miniatur mobil lainnya. Tetapi, jika mobil itu dimodifikasi tentu keberadaannya langka. Bahkan, mobil itu bisa punya nilai tambah. Apalagi, jika barang yang digunakan termasuk barang langka.

Misalnya miniatur bus yang ia pamerkan. Awalnya miniatur tersebut berwarna kuning. Lalu dicat dengan warna putih total. Selanjutnya, di bagian setiap sisi ditempeli stiker yang hanya bisa didapat dari toko-toko online.

“Puncak kepuasan itu ya bisa memodifikasi mobil diecast sendiri. Karena setiap detailnya itu harus teliti. Salah sedikit bisa berpengaruh ke hasil. Makanya kadang dulu mobil yang dijual Rp 15 ribu, kalau sudah dimodifikasi bisa mahal ratusan ribu sampai jutaan,” pungkasnya.
Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Muchammad Ainul Budi

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dinding ruang tamu yang biasanya terdapat sejumlah foto bersama keluarga tidak tampak dalam rumah Yusuf. Warga, Perumahan Green Hasana Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono ini justru memenuhi dinding rumahnya dengan mobil diecast dalam kotak yang tersusun rapi.

Dapur Aman Koleksi Diecast Jalan

Kotak mainan tersebut berisi puluhan miniatur mobil mainan hasil modifikasinya sendiri. Seperti miniatur kontainer, mobil box serta beberapa miniatur mobil lainnya. Selain itu, Yusuf juga masih menyimpan ratusan miniatur mobil diecast lainya dalam kardus yang seperti baru karena masih terbungkus rapi dengan plastik. “Kalau ngomong suka, ya sukanya dari kecil. Tetapi baru jadi hobi dan bisa beli sendiri itu tahun 2012,” kata Yusuf.

Mulanya, Yusuf suka mengoleksi miniatur mobil skala 1/156 atau ukuran lumayan besar. Tetapi, lambat laun hobi kakaknya yang suka mengoleksi diecast skala 1/87 itu menular padanya. Sehingga, dia sering keliling mencari miniatur mobil sampai sekarang. “Sebetulnya saya tidak mementingkan skala atau ukuran mobil, karena mobil mana yang saya suka ya beli. Waktu itu, mobil keluaran hotwheels dan matchbox ini masih sering kelihatan di toko-toko. Sampai sekarang harus beli lewat sesama kolektor,” tambahnya.

Yusuf tidak hanya suka koleksi, tetapi juga suka memodifikasi beragam miniatur mobil diecast. Bahkan, dia juga berhasil memodifikasi miniatur mobil lainnya mirip mobil polisi, mobil balap, bus, serta sejumlah mobil lainnya.

Menurutnya, real car atau miniatur mobil dari pabrikan banyak ditemui di sejumlah toko, maupun kolektor-kolektor miniatur mobil lainnya. Tetapi, jika mobil itu dimodifikasi tentu keberadaannya langka. Bahkan, mobil itu bisa punya nilai tambah. Apalagi, jika barang yang digunakan termasuk barang langka.

Misalnya miniatur bus yang ia pamerkan. Awalnya miniatur tersebut berwarna kuning. Lalu dicat dengan warna putih total. Selanjutnya, di bagian setiap sisi ditempeli stiker yang hanya bisa didapat dari toko-toko online.

“Puncak kepuasan itu ya bisa memodifikasi mobil diecast sendiri. Karena setiap detailnya itu harus teliti. Salah sedikit bisa berpengaruh ke hasil. Makanya kadang dulu mobil yang dijual Rp 15 ribu, kalau sudah dimodifikasi bisa mahal ratusan ribu sampai jutaan,” pungkasnya.
Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Muchammad Ainul Budi

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dinding ruang tamu yang biasanya terdapat sejumlah foto bersama keluarga tidak tampak dalam rumah Yusuf. Warga, Perumahan Green Hasana Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono ini justru memenuhi dinding rumahnya dengan mobil diecast dalam kotak yang tersusun rapi.

Dapur Aman Koleksi Diecast Jalan

Kotak mainan tersebut berisi puluhan miniatur mobil mainan hasil modifikasinya sendiri. Seperti miniatur kontainer, mobil box serta beberapa miniatur mobil lainnya. Selain itu, Yusuf juga masih menyimpan ratusan miniatur mobil diecast lainya dalam kardus yang seperti baru karena masih terbungkus rapi dengan plastik. “Kalau ngomong suka, ya sukanya dari kecil. Tetapi baru jadi hobi dan bisa beli sendiri itu tahun 2012,” kata Yusuf.

Mulanya, Yusuf suka mengoleksi miniatur mobil skala 1/156 atau ukuran lumayan besar. Tetapi, lambat laun hobi kakaknya yang suka mengoleksi diecast skala 1/87 itu menular padanya. Sehingga, dia sering keliling mencari miniatur mobil sampai sekarang. “Sebetulnya saya tidak mementingkan skala atau ukuran mobil, karena mobil mana yang saya suka ya beli. Waktu itu, mobil keluaran hotwheels dan matchbox ini masih sering kelihatan di toko-toko. Sampai sekarang harus beli lewat sesama kolektor,” tambahnya.

Yusuf tidak hanya suka koleksi, tetapi juga suka memodifikasi beragam miniatur mobil diecast. Bahkan, dia juga berhasil memodifikasi miniatur mobil lainnya mirip mobil polisi, mobil balap, bus, serta sejumlah mobil lainnya.

Menurutnya, real car atau miniatur mobil dari pabrikan banyak ditemui di sejumlah toko, maupun kolektor-kolektor miniatur mobil lainnya. Tetapi, jika mobil itu dimodifikasi tentu keberadaannya langka. Bahkan, mobil itu bisa punya nilai tambah. Apalagi, jika barang yang digunakan termasuk barang langka.

Misalnya miniatur bus yang ia pamerkan. Awalnya miniatur tersebut berwarna kuning. Lalu dicat dengan warna putih total. Selanjutnya, di bagian setiap sisi ditempeli stiker yang hanya bisa didapat dari toko-toko online.

“Puncak kepuasan itu ya bisa memodifikasi mobil diecast sendiri. Karena setiap detailnya itu harus teliti. Salah sedikit bisa berpengaruh ke hasil. Makanya kadang dulu mobil yang dijual Rp 15 ribu, kalau sudah dimodifikasi bisa mahal ratusan ribu sampai jutaan,” pungkasnya.
Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Muchammad Ainul Budi

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/