alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Dapur Aman Koleksi Diecast Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – MENGOLEKSI miniatur mobil ini memang butuh biaya yang tidak murah, ongkosnya lumayan mahal. Bagi orang yang sudah berkeluarga tentu harus berpikir dua kali, karena kalau jadi hobi, setiap bulan pasti ketagihan untuk membeli. Tetapi, Yusuf rupanya sudah jauh ancang-ancang menyiapkan langkah antisipasi.

Diecast Dimodifikasi, Makin Stylis dan Menawan

Sejak menikah beberapa tahun lalu, hobi itu terus ditekuni. Bahkan, dia tetap menyisihkan sebagian penghasilannya untuk memenuhi hobinya. “Prinsipnya, kalau uang untuk kebutuhan rumah tangga cukup, untuk keperluan dapur aman. Ya hobi bisa tetap jalan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan, istri dan kedua anaknya pun tidak masalah dengan hobi sang ayah. Menurut Yusuf, koleksi diecast itu menjadi kesibukan lainnya selain mengurusi pekerjaannya sebagai salah satu distributor rokok di Lumajang. “Kalau sudah jenuh, ya bongkar mainan yang di kardus. Saya modifikasi terus selesai saya taruh di dinding rumah. Hobi ini memang sulit direm, apalagi sejak pandemi kemarin, niatan menambah koleksi itu kambuh,” tambahnya.

Kini koleksi seluruh miniatur mobil miliknya tembus 400 unit lebih. Baik itu mobil-mobil hasil modifikasi sendiri yang ditaruh di dinding ruang tamu maupun mobil yang masih tersimpan rapi dalam kardus. “Hobi ini memang belakang menjanjikan, karena kalau dijual memang lumayan. Satu mobil harganya bisa Rp 30 sampai Rp 50 ribu, tetapi saya sendiri masih belum kepikiran untuk menjual. Paling-paling beli dan nambah koleksi,” pungkasnya

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Muchammad Ainul Budi

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – MENGOLEKSI miniatur mobil ini memang butuh biaya yang tidak murah, ongkosnya lumayan mahal. Bagi orang yang sudah berkeluarga tentu harus berpikir dua kali, karena kalau jadi hobi, setiap bulan pasti ketagihan untuk membeli. Tetapi, Yusuf rupanya sudah jauh ancang-ancang menyiapkan langkah antisipasi.

Diecast Dimodifikasi, Makin Stylis dan Menawan

Sejak menikah beberapa tahun lalu, hobi itu terus ditekuni. Bahkan, dia tetap menyisihkan sebagian penghasilannya untuk memenuhi hobinya. “Prinsipnya, kalau uang untuk kebutuhan rumah tangga cukup, untuk keperluan dapur aman. Ya hobi bisa tetap jalan,” katanya.

Bahkan, istri dan kedua anaknya pun tidak masalah dengan hobi sang ayah. Menurut Yusuf, koleksi diecast itu menjadi kesibukan lainnya selain mengurusi pekerjaannya sebagai salah satu distributor rokok di Lumajang. “Kalau sudah jenuh, ya bongkar mainan yang di kardus. Saya modifikasi terus selesai saya taruh di dinding rumah. Hobi ini memang sulit direm, apalagi sejak pandemi kemarin, niatan menambah koleksi itu kambuh,” tambahnya.

Kini koleksi seluruh miniatur mobil miliknya tembus 400 unit lebih. Baik itu mobil-mobil hasil modifikasi sendiri yang ditaruh di dinding ruang tamu maupun mobil yang masih tersimpan rapi dalam kardus. “Hobi ini memang belakang menjanjikan, karena kalau dijual memang lumayan. Satu mobil harganya bisa Rp 30 sampai Rp 50 ribu, tetapi saya sendiri masih belum kepikiran untuk menjual. Paling-paling beli dan nambah koleksi,” pungkasnya

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Muchammad Ainul Budi

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – MENGOLEKSI miniatur mobil ini memang butuh biaya yang tidak murah, ongkosnya lumayan mahal. Bagi orang yang sudah berkeluarga tentu harus berpikir dua kali, karena kalau jadi hobi, setiap bulan pasti ketagihan untuk membeli. Tetapi, Yusuf rupanya sudah jauh ancang-ancang menyiapkan langkah antisipasi.

Diecast Dimodifikasi, Makin Stylis dan Menawan

Sejak menikah beberapa tahun lalu, hobi itu terus ditekuni. Bahkan, dia tetap menyisihkan sebagian penghasilannya untuk memenuhi hobinya. “Prinsipnya, kalau uang untuk kebutuhan rumah tangga cukup, untuk keperluan dapur aman. Ya hobi bisa tetap jalan,” katanya.

Bahkan, istri dan kedua anaknya pun tidak masalah dengan hobi sang ayah. Menurut Yusuf, koleksi diecast itu menjadi kesibukan lainnya selain mengurusi pekerjaannya sebagai salah satu distributor rokok di Lumajang. “Kalau sudah jenuh, ya bongkar mainan yang di kardus. Saya modifikasi terus selesai saya taruh di dinding rumah. Hobi ini memang sulit direm, apalagi sejak pandemi kemarin, niatan menambah koleksi itu kambuh,” tambahnya.

Kini koleksi seluruh miniatur mobil miliknya tembus 400 unit lebih. Baik itu mobil-mobil hasil modifikasi sendiri yang ditaruh di dinding ruang tamu maupun mobil yang masih tersimpan rapi dalam kardus. “Hobi ini memang belakang menjanjikan, karena kalau dijual memang lumayan. Satu mobil harganya bisa Rp 30 sampai Rp 50 ribu, tetapi saya sendiri masih belum kepikiran untuk menjual. Paling-paling beli dan nambah koleksi,” pungkasnya

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Muchammad Ainul Budi

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/