alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Si Kepala Merah yang Menggemaskan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selain Sulcata, jenis kura-kura darat lain yang perawatannya cenderung tidak sulit serta banyak ditaksir penggemar adalah kura-kura Cherry Head. Disebut Cherry Head karena di kepalanya terdapat bintik-bintik semerah ceri yang membuatnya tampak unik dan lucu.

Kura-kura bernama latin Chelonoidis carbonarius milik Iwan berusia sekitar tiga tahun. Meski termasuk hewan pemakan yang lahap, namun ukuran tubuh kura-kura bergaris merah ini tetap mungil. Yakni di kisaran berukuran 20 sentimeter, dengan tempurungnya yang halus dan rata. “Maksimal, kalau dia tumbuh besar, ukurannya bisa sampai 50 sentimeter. Karena memang bukan hewan bertubuh besar ini. Beda dengan Sulcata yang bisa lima kali lipat besarnya,” imbuh Iwan.

Namun, siapa sangka, si kura-kura dengan warna hitam merah itu justru mampu bertahan hidup hingga lebih dari 50 tahun. Meski demikian, kura-kura juga merupakan hewan yang memiliki risiko sakit atau mati jika salah dalam merawatnya. Karena itu, agak jarang ditemukan ada kura-kura Cherry Head dengan usia lebih dari 50 tahun. “Ini termasuk hewan yang minim risiko sebenarnya. Tapi, tetap harus diperhatikan pola makan dan perawatannya,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kura-kura yang termasuk jenis darat ini juga mampu hidup dengan suhu di atas 30 derajat Celsius. Sebab, pada dasarnya Cherry Head merupakan kura-kura gurun yang mampu bertahan hidup dalam keadaan minim persediaan air.

Perawatannya juga cukup mudah dan murah bagi setiap pemeliharanya. “Pakannya ya cuma sayur. Bisa sawi atau selada, kadang juga labu siam dan daun pepaya. Yang penting harus dicuci dulu biar tetap higienis,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selain Sulcata, jenis kura-kura darat lain yang perawatannya cenderung tidak sulit serta banyak ditaksir penggemar adalah kura-kura Cherry Head. Disebut Cherry Head karena di kepalanya terdapat bintik-bintik semerah ceri yang membuatnya tampak unik dan lucu.

Kura-kura bernama latin Chelonoidis carbonarius milik Iwan berusia sekitar tiga tahun. Meski termasuk hewan pemakan yang lahap, namun ukuran tubuh kura-kura bergaris merah ini tetap mungil. Yakni di kisaran berukuran 20 sentimeter, dengan tempurungnya yang halus dan rata. “Maksimal, kalau dia tumbuh besar, ukurannya bisa sampai 50 sentimeter. Karena memang bukan hewan bertubuh besar ini. Beda dengan Sulcata yang bisa lima kali lipat besarnya,” imbuh Iwan.

Namun, siapa sangka, si kura-kura dengan warna hitam merah itu justru mampu bertahan hidup hingga lebih dari 50 tahun. Meski demikian, kura-kura juga merupakan hewan yang memiliki risiko sakit atau mati jika salah dalam merawatnya. Karena itu, agak jarang ditemukan ada kura-kura Cherry Head dengan usia lebih dari 50 tahun. “Ini termasuk hewan yang minim risiko sebenarnya. Tapi, tetap harus diperhatikan pola makan dan perawatannya,” tuturnya.

Kura-kura yang termasuk jenis darat ini juga mampu hidup dengan suhu di atas 30 derajat Celsius. Sebab, pada dasarnya Cherry Head merupakan kura-kura gurun yang mampu bertahan hidup dalam keadaan minim persediaan air.

Perawatannya juga cukup mudah dan murah bagi setiap pemeliharanya. “Pakannya ya cuma sayur. Bisa sawi atau selada, kadang juga labu siam dan daun pepaya. Yang penting harus dicuci dulu biar tetap higienis,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selain Sulcata, jenis kura-kura darat lain yang perawatannya cenderung tidak sulit serta banyak ditaksir penggemar adalah kura-kura Cherry Head. Disebut Cherry Head karena di kepalanya terdapat bintik-bintik semerah ceri yang membuatnya tampak unik dan lucu.

Kura-kura bernama latin Chelonoidis carbonarius milik Iwan berusia sekitar tiga tahun. Meski termasuk hewan pemakan yang lahap, namun ukuran tubuh kura-kura bergaris merah ini tetap mungil. Yakni di kisaran berukuran 20 sentimeter, dengan tempurungnya yang halus dan rata. “Maksimal, kalau dia tumbuh besar, ukurannya bisa sampai 50 sentimeter. Karena memang bukan hewan bertubuh besar ini. Beda dengan Sulcata yang bisa lima kali lipat besarnya,” imbuh Iwan.

Namun, siapa sangka, si kura-kura dengan warna hitam merah itu justru mampu bertahan hidup hingga lebih dari 50 tahun. Meski demikian, kura-kura juga merupakan hewan yang memiliki risiko sakit atau mati jika salah dalam merawatnya. Karena itu, agak jarang ditemukan ada kura-kura Cherry Head dengan usia lebih dari 50 tahun. “Ini termasuk hewan yang minim risiko sebenarnya. Tapi, tetap harus diperhatikan pola makan dan perawatannya,” tuturnya.

Kura-kura yang termasuk jenis darat ini juga mampu hidup dengan suhu di atas 30 derajat Celsius. Sebab, pada dasarnya Cherry Head merupakan kura-kura gurun yang mampu bertahan hidup dalam keadaan minim persediaan air.

Perawatannya juga cukup mudah dan murah bagi setiap pemeliharanya. “Pakannya ya cuma sayur. Bisa sawi atau selada, kadang juga labu siam dan daun pepaya. Yang penting harus dicuci dulu biar tetap higienis,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/