alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Bersantai sembari Mengenang Kejayaan Kebun Binatang

Nostalgia Taman Dudut Tahun 1970-an Masyarakat di Kecamatan Tempurejo dan sekitarnya pasti pernah mengingat nama Taman Dudut. Taman yang terletak di Lingkungan Sawah/Kebun, Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo, itu sudah ada sejak tahun 1970-an.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sering berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari nama menjadi Warung Wisata Agro Glantangan (WWAG), variasi wahana, hingga perombakan tempat.

Pada awalnya, area dari objek wisata yang dimiliki PTPN XII itu adalah sebuah kebun binatang dengan berbagai koleksi yang dimiliki seperti rusa, buaya, macan, dan monyet yang diambil dari hutan setempat. “Namun, karena kewalahan dalam mengurus kebun dan binatangnya, kami memindah hewan-hewan tersebut ke Kebun Binatang Surabaya agar mendapatkan perawatan yang layak,” tutur Manajer WWAG Abdul Halim Harahap.

Dengan kepindahan maskot hewan di dalamnya, nama wisata tersebut kerap mengalami perubahan. Mulai dari Taman Tirtosari, Wisata Agro Glantangan pada September 2009, hingga kini menjadi Warung Wisata Air Glantangan (WWAG) yang diresmikan pada 2018 silam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jika ingin datang ke WWAG, masyarakat Jember bisa dengan mudah menjangkaunya dengan menggunakan Google Maps. Dari Alun-Alun Jember, jaraknya sekitar 22 kilometer dengan waktu tempuh selama 40 menit. Tenang, bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat untuk berangkat ke lokasi. Sebab, jalan menuju lokasi wisata relatif mulus.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sering berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari nama menjadi Warung Wisata Agro Glantangan (WWAG), variasi wahana, hingga perombakan tempat.

Pada awalnya, area dari objek wisata yang dimiliki PTPN XII itu adalah sebuah kebun binatang dengan berbagai koleksi yang dimiliki seperti rusa, buaya, macan, dan monyet yang diambil dari hutan setempat. “Namun, karena kewalahan dalam mengurus kebun dan binatangnya, kami memindah hewan-hewan tersebut ke Kebun Binatang Surabaya agar mendapatkan perawatan yang layak,” tutur Manajer WWAG Abdul Halim Harahap.

Dengan kepindahan maskot hewan di dalamnya, nama wisata tersebut kerap mengalami perubahan. Mulai dari Taman Tirtosari, Wisata Agro Glantangan pada September 2009, hingga kini menjadi Warung Wisata Air Glantangan (WWAG) yang diresmikan pada 2018 silam.

Jika ingin datang ke WWAG, masyarakat Jember bisa dengan mudah menjangkaunya dengan menggunakan Google Maps. Dari Alun-Alun Jember, jaraknya sekitar 22 kilometer dengan waktu tempuh selama 40 menit. Tenang, bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat untuk berangkat ke lokasi. Sebab, jalan menuju lokasi wisata relatif mulus.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sering berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari nama menjadi Warung Wisata Agro Glantangan (WWAG), variasi wahana, hingga perombakan tempat.

Pada awalnya, area dari objek wisata yang dimiliki PTPN XII itu adalah sebuah kebun binatang dengan berbagai koleksi yang dimiliki seperti rusa, buaya, macan, dan monyet yang diambil dari hutan setempat. “Namun, karena kewalahan dalam mengurus kebun dan binatangnya, kami memindah hewan-hewan tersebut ke Kebun Binatang Surabaya agar mendapatkan perawatan yang layak,” tutur Manajer WWAG Abdul Halim Harahap.

Dengan kepindahan maskot hewan di dalamnya, nama wisata tersebut kerap mengalami perubahan. Mulai dari Taman Tirtosari, Wisata Agro Glantangan pada September 2009, hingga kini menjadi Warung Wisata Air Glantangan (WWAG) yang diresmikan pada 2018 silam.

Jika ingin datang ke WWAG, masyarakat Jember bisa dengan mudah menjangkaunya dengan menggunakan Google Maps. Dari Alun-Alun Jember, jaraknya sekitar 22 kilometer dengan waktu tempuh selama 40 menit. Tenang, bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat untuk berangkat ke lokasi. Sebab, jalan menuju lokasi wisata relatif mulus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/