alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Melihat Klenteng Pay Lien San

Berdiri Pascalima Tahun Merdeka

Mobile_AP_Rectangle 1

GLAGAHWERO, RADARJEMBER.ID– Klenteng merupakan tempat ibadah ummat Konghucu. Di Jember sendiri ada klenteng yang resmi terdaftar, yaitu Klenteng Pay Lien San yang berada di Dusun Karangasem Timur, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. Bahkan, juga ada 14 patung dewa di sana. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh petugas penjaga Klenteng, Miroso.

Dia menjelaskan, klenteng yang bernama Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San tersebut merupakan Klenteng tertua di Kabupaten Jember, dan menjadi salah satu Klenteng yang resmi di Jatim. Pada saat pertama kali didirikan pada tahun 1950-an, tempat ibadah ini masih berbentuk rumah biasa dan masih sangat sempit. Kemudian pada tahun 2021 baru dilakukan renovasi. “Sehingga bangunan ini terlihat besar seperti sekarang ini,” terang laki-laki yang biasa dipanggil Sugik tersebut.

Jamaah ummat Konghucu sendiri tidak ada yang asli penduduk daerah tersebut, semuanya terdiri dari masyarakat luar, seperti dari Tanggul, Kaliwates, hingga Janggawah. “Jadi memang kalau ibadah mereka itu istilahnya diundang, jadi jauh-jauh yang datang,” tuturnya. Kegiatan rutin ibadah ummat Konghucu rutin dilakukan. Seperti tanggal 1 Imlek, 15 Imlek, dan malam Jumat manis, dan lainya. “Ada juga ibadah lainya, seperti saat kegiatan ulang tahun dewa-dewa, biasanya dirayakan,” terangnya.

- Advertisement -

GLAGAHWERO, RADARJEMBER.ID– Klenteng merupakan tempat ibadah ummat Konghucu. Di Jember sendiri ada klenteng yang resmi terdaftar, yaitu Klenteng Pay Lien San yang berada di Dusun Karangasem Timur, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. Bahkan, juga ada 14 patung dewa di sana. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh petugas penjaga Klenteng, Miroso.

Dia menjelaskan, klenteng yang bernama Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San tersebut merupakan Klenteng tertua di Kabupaten Jember, dan menjadi salah satu Klenteng yang resmi di Jatim. Pada saat pertama kali didirikan pada tahun 1950-an, tempat ibadah ini masih berbentuk rumah biasa dan masih sangat sempit. Kemudian pada tahun 2021 baru dilakukan renovasi. “Sehingga bangunan ini terlihat besar seperti sekarang ini,” terang laki-laki yang biasa dipanggil Sugik tersebut.

Jamaah ummat Konghucu sendiri tidak ada yang asli penduduk daerah tersebut, semuanya terdiri dari masyarakat luar, seperti dari Tanggul, Kaliwates, hingga Janggawah. “Jadi memang kalau ibadah mereka itu istilahnya diundang, jadi jauh-jauh yang datang,” tuturnya. Kegiatan rutin ibadah ummat Konghucu rutin dilakukan. Seperti tanggal 1 Imlek, 15 Imlek, dan malam Jumat manis, dan lainya. “Ada juga ibadah lainya, seperti saat kegiatan ulang tahun dewa-dewa, biasanya dirayakan,” terangnya.

GLAGAHWERO, RADARJEMBER.ID– Klenteng merupakan tempat ibadah ummat Konghucu. Di Jember sendiri ada klenteng yang resmi terdaftar, yaitu Klenteng Pay Lien San yang berada di Dusun Karangasem Timur, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. Bahkan, juga ada 14 patung dewa di sana. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh petugas penjaga Klenteng, Miroso.

Dia menjelaskan, klenteng yang bernama Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San tersebut merupakan Klenteng tertua di Kabupaten Jember, dan menjadi salah satu Klenteng yang resmi di Jatim. Pada saat pertama kali didirikan pada tahun 1950-an, tempat ibadah ini masih berbentuk rumah biasa dan masih sangat sempit. Kemudian pada tahun 2021 baru dilakukan renovasi. “Sehingga bangunan ini terlihat besar seperti sekarang ini,” terang laki-laki yang biasa dipanggil Sugik tersebut.

Jamaah ummat Konghucu sendiri tidak ada yang asli penduduk daerah tersebut, semuanya terdiri dari masyarakat luar, seperti dari Tanggul, Kaliwates, hingga Janggawah. “Jadi memang kalau ibadah mereka itu istilahnya diundang, jadi jauh-jauh yang datang,” tuturnya. Kegiatan rutin ibadah ummat Konghucu rutin dilakukan. Seperti tanggal 1 Imlek, 15 Imlek, dan malam Jumat manis, dan lainya. “Ada juga ibadah lainya, seperti saat kegiatan ulang tahun dewa-dewa, biasanya dirayakan,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/