alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Sektor Pariwisata Nyaris Mati Suri

Imbas Kunjungan yang Kian Menyusut

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak awal bulan lalu begitu terasa bagi sektor wisata. Sebab, sejak penerapan kebijakan pembatasan aktivitas tersebut, intensitas kunjungan ke tempat-tempat wisata semakin menyusut.

Seperti yang terpantau di tempat wisata Gunung Pasang, Desa Suci, Kecamatan Panti. Di lokasi wisata yang berada di kaki Pegunungan Argopuro tersebut kunjungan turun drastis. Jumlah pengunjungnya tak sampai 30 persen dibanding hari-hari biasanya. “Hari-hari biasa sebelum PPKM, bisa seratus lebih pengunjung. Sekarang baru terlihat tiga mobil dan lima sepeda motor,” kata Heriyadi, Koordinator Keamanan Wisata Gunung Pasang.

Menyusutnya kunjungan wisata itu disayangkan. Sebab, wisata bekas lokasi banjir bandang Panti 2006 silam itu menjadi tumpuan warga setempat dalam mengais rezeki. Warga menggantungkan hidupnya pada hasil berjualan atau membuka toko peracangan. “Meskipun kunjungan menurun, tapi wisata tidak tutup. Kami hanya melakukan menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak awal bulan lalu begitu terasa bagi sektor wisata. Sebab, sejak penerapan kebijakan pembatasan aktivitas tersebut, intensitas kunjungan ke tempat-tempat wisata semakin menyusut.

Seperti yang terpantau di tempat wisata Gunung Pasang, Desa Suci, Kecamatan Panti. Di lokasi wisata yang berada di kaki Pegunungan Argopuro tersebut kunjungan turun drastis. Jumlah pengunjungnya tak sampai 30 persen dibanding hari-hari biasanya. “Hari-hari biasa sebelum PPKM, bisa seratus lebih pengunjung. Sekarang baru terlihat tiga mobil dan lima sepeda motor,” kata Heriyadi, Koordinator Keamanan Wisata Gunung Pasang.

Menyusutnya kunjungan wisata itu disayangkan. Sebab, wisata bekas lokasi banjir bandang Panti 2006 silam itu menjadi tumpuan warga setempat dalam mengais rezeki. Warga menggantungkan hidupnya pada hasil berjualan atau membuka toko peracangan. “Meskipun kunjungan menurun, tapi wisata tidak tutup. Kami hanya melakukan menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak awal bulan lalu begitu terasa bagi sektor wisata. Sebab, sejak penerapan kebijakan pembatasan aktivitas tersebut, intensitas kunjungan ke tempat-tempat wisata semakin menyusut.

Seperti yang terpantau di tempat wisata Gunung Pasang, Desa Suci, Kecamatan Panti. Di lokasi wisata yang berada di kaki Pegunungan Argopuro tersebut kunjungan turun drastis. Jumlah pengunjungnya tak sampai 30 persen dibanding hari-hari biasanya. “Hari-hari biasa sebelum PPKM, bisa seratus lebih pengunjung. Sekarang baru terlihat tiga mobil dan lima sepeda motor,” kata Heriyadi, Koordinator Keamanan Wisata Gunung Pasang.

Menyusutnya kunjungan wisata itu disayangkan. Sebab, wisata bekas lokasi banjir bandang Panti 2006 silam itu menjadi tumpuan warga setempat dalam mengais rezeki. Warga menggantungkan hidupnya pada hasil berjualan atau membuka toko peracangan. “Meskipun kunjungan menurun, tapi wisata tidak tutup. Kami hanya melakukan menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/