alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Bermekaran, Keindahannya Manjakan Mata

Mobile_AP_Rectangle 1

KEMUNING LOR, Radar Jember – Warna-warni bunga krisan tak hanya memikat lebah dan kupu-kupu untuk hinggap. Keindahannya ketika bermekaran menggugah hati bagi siapa saja yang melihat. Ada yang menjadikannya sebagai buket hadiah, hiasan di rumah, sampai dekorasi pernikahan.

BACA JUGA : Peternak Sapi Lumajang Diimbau Jangan Panik hingga Jual Murah Lembunya

Tak banyak yang tahu bagaimana membudidayakan krisan agar berbunga dengan indah dan sesuai waktunya. Hal utama yang harus dipahami adalah tempat yang cocok bagi pertumbuhannya adalah di daerah dataran tinggi, di atas 700 mdpl. Jika ditanam di dataran rendah, dia menjelaskan bahwa pertumbuhan kurang maksimal karena bunga yang mekar akan terlambat dari yang seharusnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Fan Soni, pekerja lapang di Polije Nursery yang berada dalam naungan UPT Pengembangan Pertanian Terpadu Politeknik Negeri Jember, menjelaskan hal-hal penting dalam penanaman hingga perawatan krisan. Sebelumnya, dia mengatakan bahwa yang dikembangkan di kebun tersebut ialah jenis krisan aster dan fiji. Ada berbagai warna, seperti kuning, putih, ungu, pink, hingga jingga.

Krisan bisa ditanam dengan bibit atau benih. Namun, menurut Soni, menanam dengan bibit dianggap lebih cepat dan tentunya lebih umum. “Bibit bisa didapatkan melalui stek pucuk,” kata pekerja kebun yang ada di Desa Kemuning Lor, puncak Rembangan, itu saat ditemui.

Jarak tanam perlu diperhatikan, setidaknya 10×10 cm. Setelah umur bibit 14 hari pascatanam, pemupukan sudah bisa dilakukan dengan NPK. Selanjutnya, pupuk yang mengandung kalium dan di hari berikutnya magnesium. Masing-masing diberi jeda satu hari dengan melakukan pengairan atau penyiraman.

- Advertisement -

KEMUNING LOR, Radar Jember – Warna-warni bunga krisan tak hanya memikat lebah dan kupu-kupu untuk hinggap. Keindahannya ketika bermekaran menggugah hati bagi siapa saja yang melihat. Ada yang menjadikannya sebagai buket hadiah, hiasan di rumah, sampai dekorasi pernikahan.

BACA JUGA : Peternak Sapi Lumajang Diimbau Jangan Panik hingga Jual Murah Lembunya

Tak banyak yang tahu bagaimana membudidayakan krisan agar berbunga dengan indah dan sesuai waktunya. Hal utama yang harus dipahami adalah tempat yang cocok bagi pertumbuhannya adalah di daerah dataran tinggi, di atas 700 mdpl. Jika ditanam di dataran rendah, dia menjelaskan bahwa pertumbuhan kurang maksimal karena bunga yang mekar akan terlambat dari yang seharusnya.

Fan Soni, pekerja lapang di Polije Nursery yang berada dalam naungan UPT Pengembangan Pertanian Terpadu Politeknik Negeri Jember, menjelaskan hal-hal penting dalam penanaman hingga perawatan krisan. Sebelumnya, dia mengatakan bahwa yang dikembangkan di kebun tersebut ialah jenis krisan aster dan fiji. Ada berbagai warna, seperti kuning, putih, ungu, pink, hingga jingga.

Krisan bisa ditanam dengan bibit atau benih. Namun, menurut Soni, menanam dengan bibit dianggap lebih cepat dan tentunya lebih umum. “Bibit bisa didapatkan melalui stek pucuk,” kata pekerja kebun yang ada di Desa Kemuning Lor, puncak Rembangan, itu saat ditemui.

Jarak tanam perlu diperhatikan, setidaknya 10×10 cm. Setelah umur bibit 14 hari pascatanam, pemupukan sudah bisa dilakukan dengan NPK. Selanjutnya, pupuk yang mengandung kalium dan di hari berikutnya magnesium. Masing-masing diberi jeda satu hari dengan melakukan pengairan atau penyiraman.

KEMUNING LOR, Radar Jember – Warna-warni bunga krisan tak hanya memikat lebah dan kupu-kupu untuk hinggap. Keindahannya ketika bermekaran menggugah hati bagi siapa saja yang melihat. Ada yang menjadikannya sebagai buket hadiah, hiasan di rumah, sampai dekorasi pernikahan.

BACA JUGA : Peternak Sapi Lumajang Diimbau Jangan Panik hingga Jual Murah Lembunya

Tak banyak yang tahu bagaimana membudidayakan krisan agar berbunga dengan indah dan sesuai waktunya. Hal utama yang harus dipahami adalah tempat yang cocok bagi pertumbuhannya adalah di daerah dataran tinggi, di atas 700 mdpl. Jika ditanam di dataran rendah, dia menjelaskan bahwa pertumbuhan kurang maksimal karena bunga yang mekar akan terlambat dari yang seharusnya.

Fan Soni, pekerja lapang di Polije Nursery yang berada dalam naungan UPT Pengembangan Pertanian Terpadu Politeknik Negeri Jember, menjelaskan hal-hal penting dalam penanaman hingga perawatan krisan. Sebelumnya, dia mengatakan bahwa yang dikembangkan di kebun tersebut ialah jenis krisan aster dan fiji. Ada berbagai warna, seperti kuning, putih, ungu, pink, hingga jingga.

Krisan bisa ditanam dengan bibit atau benih. Namun, menurut Soni, menanam dengan bibit dianggap lebih cepat dan tentunya lebih umum. “Bibit bisa didapatkan melalui stek pucuk,” kata pekerja kebun yang ada di Desa Kemuning Lor, puncak Rembangan, itu saat ditemui.

Jarak tanam perlu diperhatikan, setidaknya 10×10 cm. Setelah umur bibit 14 hari pascatanam, pemupukan sudah bisa dilakukan dengan NPK. Selanjutnya, pupuk yang mengandung kalium dan di hari berikutnya magnesium. Masing-masing diberi jeda satu hari dengan melakukan pengairan atau penyiraman.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/