alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Dakon Permainan Rangsang Kecerdasan Anak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- DI tengah perkembangan berbagai permainan modern yang menjamur, nyatanya permainan dakon masih memiliki banyak peminat. Walaupun jumlahnya tak sebanyak beberapa tahun lalu. Permainan ini masih eksis di beberapa taman baca atau tempat-tempat literasi. Salah satunya adalah Rumah Baca Untukmu Si Kecil. Rumah baca yang beralamatkan di Jalan Sumatra ini konsisten merawat berbagai permainan  tradisional. Salah satunya adalah dakon.

Relawan Rumah Baca Untukmu Si Kecil, Azizah, mengatakan bahwa sejatinya peminat permainan ini cukup banyak. Para anggota perpustakaan yang terdiri atas anak-anak hingga remaja yang saat ini menempuh pendidikan di universitas juga memiliki kegemaran bermain dakon.

Biasanya, permainan dakon akan dimainkan oleh anak-anak ketika waktu senggang.”Ketika menunggu relawan atau jika tidak ada materi khusus pada hari tersebut, mereka isi dengan bermain,” ungkap Azizah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk terus menularkan eksistensi permainan ini, Rumah Baca Untukmu Si Kecil biasanya mengadakan agenda khusus. Agenda itu berupa pertunjukan berbagai permainan tradisional, salah satunya adalah permainan dakon. Pertunjukan itu dilakukan di tempat-tempat umum. Diantaranya di acara-acara seminar literasi, carfreeday, dan lainnya.”Sampai ada yang mengira kita jualan. Ada yang mau menawar permainan dakonnya,” selorohnya.

Azizah yang juga merupakan seorang guru di sekolah swasta itu menyebut bahwa ada banyak keuntungan yang diperoleh anak ketika bermain dakon. Selain perkembangan fisik, kognisi, bahasa, kreativitas, negosiasi, kompetensi sosial dan masih banyak lagi lainnya. Semua manfaat tersebut, imbuh dia, bisa didapat sekaligus ketika anak-anak memainkan permainan tradisional, termasuk dakon.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- DI tengah perkembangan berbagai permainan modern yang menjamur, nyatanya permainan dakon masih memiliki banyak peminat. Walaupun jumlahnya tak sebanyak beberapa tahun lalu. Permainan ini masih eksis di beberapa taman baca atau tempat-tempat literasi. Salah satunya adalah Rumah Baca Untukmu Si Kecil. Rumah baca yang beralamatkan di Jalan Sumatra ini konsisten merawat berbagai permainan  tradisional. Salah satunya adalah dakon.

Relawan Rumah Baca Untukmu Si Kecil, Azizah, mengatakan bahwa sejatinya peminat permainan ini cukup banyak. Para anggota perpustakaan yang terdiri atas anak-anak hingga remaja yang saat ini menempuh pendidikan di universitas juga memiliki kegemaran bermain dakon.

Biasanya, permainan dakon akan dimainkan oleh anak-anak ketika waktu senggang.”Ketika menunggu relawan atau jika tidak ada materi khusus pada hari tersebut, mereka isi dengan bermain,” ungkap Azizah.

Untuk terus menularkan eksistensi permainan ini, Rumah Baca Untukmu Si Kecil biasanya mengadakan agenda khusus. Agenda itu berupa pertunjukan berbagai permainan tradisional, salah satunya adalah permainan dakon. Pertunjukan itu dilakukan di tempat-tempat umum. Diantaranya di acara-acara seminar literasi, carfreeday, dan lainnya.”Sampai ada yang mengira kita jualan. Ada yang mau menawar permainan dakonnya,” selorohnya.

Azizah yang juga merupakan seorang guru di sekolah swasta itu menyebut bahwa ada banyak keuntungan yang diperoleh anak ketika bermain dakon. Selain perkembangan fisik, kognisi, bahasa, kreativitas, negosiasi, kompetensi sosial dan masih banyak lagi lainnya. Semua manfaat tersebut, imbuh dia, bisa didapat sekaligus ketika anak-anak memainkan permainan tradisional, termasuk dakon.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- DI tengah perkembangan berbagai permainan modern yang menjamur, nyatanya permainan dakon masih memiliki banyak peminat. Walaupun jumlahnya tak sebanyak beberapa tahun lalu. Permainan ini masih eksis di beberapa taman baca atau tempat-tempat literasi. Salah satunya adalah Rumah Baca Untukmu Si Kecil. Rumah baca yang beralamatkan di Jalan Sumatra ini konsisten merawat berbagai permainan  tradisional. Salah satunya adalah dakon.

Relawan Rumah Baca Untukmu Si Kecil, Azizah, mengatakan bahwa sejatinya peminat permainan ini cukup banyak. Para anggota perpustakaan yang terdiri atas anak-anak hingga remaja yang saat ini menempuh pendidikan di universitas juga memiliki kegemaran bermain dakon.

Biasanya, permainan dakon akan dimainkan oleh anak-anak ketika waktu senggang.”Ketika menunggu relawan atau jika tidak ada materi khusus pada hari tersebut, mereka isi dengan bermain,” ungkap Azizah.

Untuk terus menularkan eksistensi permainan ini, Rumah Baca Untukmu Si Kecil biasanya mengadakan agenda khusus. Agenda itu berupa pertunjukan berbagai permainan tradisional, salah satunya adalah permainan dakon. Pertunjukan itu dilakukan di tempat-tempat umum. Diantaranya di acara-acara seminar literasi, carfreeday, dan lainnya.”Sampai ada yang mengira kita jualan. Ada yang mau menawar permainan dakonnya,” selorohnya.

Azizah yang juga merupakan seorang guru di sekolah swasta itu menyebut bahwa ada banyak keuntungan yang diperoleh anak ketika bermain dakon. Selain perkembangan fisik, kognisi, bahasa, kreativitas, negosiasi, kompetensi sosial dan masih banyak lagi lainnya. Semua manfaat tersebut, imbuh dia, bisa didapat sekaligus ketika anak-anak memainkan permainan tradisional, termasuk dakon.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/