alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Kreatif, Kampung Desainer Grafis Logo Desa Jatimulyo Hingga diakui Dunia

Hobi desain gambar atau logo belakangan mulai banyak digandrungi. Mereka para pencintanya bisa menghabiskan banyak waktu, berlama-lama di depan layar monitor demi sebuah karya yang dituju. Bagaimana mereka bisa sebegitu minat terhadap dunia desain dan apa keseruan di dalamnya?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kampung Logo di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember menjadi jawabannya. Di desa tersebut ada banyak pemuda yang terjun ke dunia desain atau membuat logo. Pembuatan karya berupa gambar atau logo itu tak sekadar bermodalkan seperangkat komputer, namun tak kalah penting adalah kreativitas. “Karena yang akan diterima dan dihargai itu adalah yang paling kreatif,” kata Imam Muzakki, salah satu desainer gambar dan logo asal desa tersebut.

Biasanya, ketika mendesain gambar itu mereka menggunakan sejumlah aplikasi seperti Corel Draw, Photoshop, atau Adobe Illustrator. Lalu juga didukung dengan komputer yang mumpuni, minimal sudah Core i3 atau sejenisnya. “Spek (spesifikasi, Red) di atas itu semakin baik,” katanya.

Setiap desain, gambar, ataupun logo itu tak sekadar asal buat dan seketika jadi. Paling tidak, mereka membutuhkan 30 menit sampai satu jam untuk hasil yang maksimal. Cepat atau lamanya waktu itu cukup beralasan. Soal karakter, detail akurasi warna dan ukuran, serta konsep yang kekinian, menjadi perkara wajib yang mesti dilakukan. “Kalau model desain dulu itu simpel. Sekarang lebih kekinian, mengikuti tren,” tambah Muzakki.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kampung Logo di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember menjadi jawabannya. Di desa tersebut ada banyak pemuda yang terjun ke dunia desain atau membuat logo. Pembuatan karya berupa gambar atau logo itu tak sekadar bermodalkan seperangkat komputer, namun tak kalah penting adalah kreativitas. “Karena yang akan diterima dan dihargai itu adalah yang paling kreatif,” kata Imam Muzakki, salah satu desainer gambar dan logo asal desa tersebut.

Biasanya, ketika mendesain gambar itu mereka menggunakan sejumlah aplikasi seperti Corel Draw, Photoshop, atau Adobe Illustrator. Lalu juga didukung dengan komputer yang mumpuni, minimal sudah Core i3 atau sejenisnya. “Spek (spesifikasi, Red) di atas itu semakin baik,” katanya.

Setiap desain, gambar, ataupun logo itu tak sekadar asal buat dan seketika jadi. Paling tidak, mereka membutuhkan 30 menit sampai satu jam untuk hasil yang maksimal. Cepat atau lamanya waktu itu cukup beralasan. Soal karakter, detail akurasi warna dan ukuran, serta konsep yang kekinian, menjadi perkara wajib yang mesti dilakukan. “Kalau model desain dulu itu simpel. Sekarang lebih kekinian, mengikuti tren,” tambah Muzakki.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kampung Logo di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember menjadi jawabannya. Di desa tersebut ada banyak pemuda yang terjun ke dunia desain atau membuat logo. Pembuatan karya berupa gambar atau logo itu tak sekadar bermodalkan seperangkat komputer, namun tak kalah penting adalah kreativitas. “Karena yang akan diterima dan dihargai itu adalah yang paling kreatif,” kata Imam Muzakki, salah satu desainer gambar dan logo asal desa tersebut.

Biasanya, ketika mendesain gambar itu mereka menggunakan sejumlah aplikasi seperti Corel Draw, Photoshop, atau Adobe Illustrator. Lalu juga didukung dengan komputer yang mumpuni, minimal sudah Core i3 atau sejenisnya. “Spek (spesifikasi, Red) di atas itu semakin baik,” katanya.

Setiap desain, gambar, ataupun logo itu tak sekadar asal buat dan seketika jadi. Paling tidak, mereka membutuhkan 30 menit sampai satu jam untuk hasil yang maksimal. Cepat atau lamanya waktu itu cukup beralasan. Soal karakter, detail akurasi warna dan ukuran, serta konsep yang kekinian, menjadi perkara wajib yang mesti dilakukan. “Kalau model desain dulu itu simpel. Sekarang lebih kekinian, mengikuti tren,” tambah Muzakki.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/