alexametrics
32 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Belajar Angklung Paham Nada, Cepat Bisa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seniman angklung yang banyak tampil di pinggir jalan di Kabupaten Jember memang baru setahun belakangan. Tetapi, jangan salah, saat ini sudah ada sekitar 20 orang yang melestarikan kesenian tradisional asli Indonesia tersebut.

Bagi siapa saja pencinta musik atau seniman, belajar angklung bisa dibilang susah-susah gampang. Bagi yang fokus belajar, bisa jadi akan cepat bisa. Tetapi sebaliknya, jika tidak fokus, tiga bulan belum tentu menguasai.

Mahmudatus Arisandi punya trik jitu bagi warga yang ingin belajar. Langkah pertama adalah memahami tangga nada. “Dasarnya seperti do re mi, harus hapal dulu. Itu bisa cepat. Kalau tangga nada belum hapal, pasti lebih sulit,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah itu, ada teknik memukul atau menabuh angklung. Yaitu menggenggam dan memukulnya dengan kepalan tangan di bawah jari manis. Belajar menabuh angklung tentu perlu kesabaran. Bisa jadi, tangan akan kapalan. “Kalau belajar gitar, jari biasanya kapalan. Belajar angklung, awalnya juga kapalan. Tetapi, kalau sudah biasa, akan enak,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seniman angklung yang banyak tampil di pinggir jalan di Kabupaten Jember memang baru setahun belakangan. Tetapi, jangan salah, saat ini sudah ada sekitar 20 orang yang melestarikan kesenian tradisional asli Indonesia tersebut.

Bagi siapa saja pencinta musik atau seniman, belajar angklung bisa dibilang susah-susah gampang. Bagi yang fokus belajar, bisa jadi akan cepat bisa. Tetapi sebaliknya, jika tidak fokus, tiga bulan belum tentu menguasai.

Mahmudatus Arisandi punya trik jitu bagi warga yang ingin belajar. Langkah pertama adalah memahami tangga nada. “Dasarnya seperti do re mi, harus hapal dulu. Itu bisa cepat. Kalau tangga nada belum hapal, pasti lebih sulit,” jelasnya.

Setelah itu, ada teknik memukul atau menabuh angklung. Yaitu menggenggam dan memukulnya dengan kepalan tangan di bawah jari manis. Belajar menabuh angklung tentu perlu kesabaran. Bisa jadi, tangan akan kapalan. “Kalau belajar gitar, jari biasanya kapalan. Belajar angklung, awalnya juga kapalan. Tetapi, kalau sudah biasa, akan enak,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seniman angklung yang banyak tampil di pinggir jalan di Kabupaten Jember memang baru setahun belakangan. Tetapi, jangan salah, saat ini sudah ada sekitar 20 orang yang melestarikan kesenian tradisional asli Indonesia tersebut.

Bagi siapa saja pencinta musik atau seniman, belajar angklung bisa dibilang susah-susah gampang. Bagi yang fokus belajar, bisa jadi akan cepat bisa. Tetapi sebaliknya, jika tidak fokus, tiga bulan belum tentu menguasai.

Mahmudatus Arisandi punya trik jitu bagi warga yang ingin belajar. Langkah pertama adalah memahami tangga nada. “Dasarnya seperti do re mi, harus hapal dulu. Itu bisa cepat. Kalau tangga nada belum hapal, pasti lebih sulit,” jelasnya.

Setelah itu, ada teknik memukul atau menabuh angklung. Yaitu menggenggam dan memukulnya dengan kepalan tangan di bawah jari manis. Belajar menabuh angklung tentu perlu kesabaran. Bisa jadi, tangan akan kapalan. “Kalau belajar gitar, jari biasanya kapalan. Belajar angklung, awalnya juga kapalan. Tetapi, kalau sudah biasa, akan enak,” tuturnya.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca