alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Bikin Dunia Baru di Dalam Tangki

Mendengar aquascape bayangan kebanyakan orang masih mengarah ke akuarium. Padahal, keduanya berbeda. Aquascape lebih menyerupai kondisi alam yang sebenarnya. Ada kombinasi tiga unsur di dalamnya. Yakni air, tanaman, dan hewan, yang menyatu dalam kotak kaca atau tangki. Penasaran, kan?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum banyak yang tahu apa itu aquascape. Jika mendengarnya, bayangan kebanyakan orang masih mengarah ke akuarium. Padahal, keduanya berbeda. Akuarium lebih berisi pernak-pernik tertentu dan ikan. Sementara, aquascape lebih menyerupai kondisi alam yang sebenarnya. Ada kombinasi tiga unsur di dalamnya. Yakni air, tanaman, dan hewan.

Aquascape adalah seni mengatur tanaman, air, batu, karang, kayu, dan yang lainnya di dalam media kaca atau akrilik. Berbentuk kotak kaca maupun bentuk lainnya yang serupa akuarium. Aquascape tidak hanya memelihara ikan, tapi juga memelihara semua komponen yang ada di dalam akuarium dengan berbagai pendekatan dan ketelitian.

Membuat aquascape berarti membikin dunia baru di dalam kotak kaca atau tangki. Setiap tangki juga memiliki tema yang berbeda-beda. Adapun keberadaan ikan bukanlah yang utama, yang terpenting adalah tumbuhan. Para desainer aquascape akan melakukan perakitan ranting, rerumputan, hingga bebatuan di dalam tangki sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Yohanes Mario, salah satu desainer aquascape, mengungkapkan, umumnya para pemesan akan menceritakan bentuk seperti apa yang diinginkan. Beberapa di antaranya ada yang hanya menginginkan tumpukan batu-batu. Lainnya, ada juga yang menginginkan tampilannya serupa dengan hutan. Tema ini familier dengan sebutan tema natural, perbukitan, dan batu-batu. “Tema natural yang banyak diminta,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (Unej) ini mengatakan, keberadaan ikan di dalam tangki aquascape bukanlah yang utama. Bahkan, beberapa aquascape yang dia desain tanpa ada ikan. “Yang penting adalah tumbuhan, serta batu-batu yang ada di dalam tank, dan bersih,” ujar pemilik King Aquascape, di Jalan Semeru, Sumbersari, tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum banyak yang tahu apa itu aquascape. Jika mendengarnya, bayangan kebanyakan orang masih mengarah ke akuarium. Padahal, keduanya berbeda. Akuarium lebih berisi pernak-pernik tertentu dan ikan. Sementara, aquascape lebih menyerupai kondisi alam yang sebenarnya. Ada kombinasi tiga unsur di dalamnya. Yakni air, tanaman, dan hewan.

Aquascape adalah seni mengatur tanaman, air, batu, karang, kayu, dan yang lainnya di dalam media kaca atau akrilik. Berbentuk kotak kaca maupun bentuk lainnya yang serupa akuarium. Aquascape tidak hanya memelihara ikan, tapi juga memelihara semua komponen yang ada di dalam akuarium dengan berbagai pendekatan dan ketelitian.

Membuat aquascape berarti membikin dunia baru di dalam kotak kaca atau tangki. Setiap tangki juga memiliki tema yang berbeda-beda. Adapun keberadaan ikan bukanlah yang utama, yang terpenting adalah tumbuhan. Para desainer aquascape akan melakukan perakitan ranting, rerumputan, hingga bebatuan di dalam tangki sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

Yohanes Mario, salah satu desainer aquascape, mengungkapkan, umumnya para pemesan akan menceritakan bentuk seperti apa yang diinginkan. Beberapa di antaranya ada yang hanya menginginkan tumpukan batu-batu. Lainnya, ada juga yang menginginkan tampilannya serupa dengan hutan. Tema ini familier dengan sebutan tema natural, perbukitan, dan batu-batu. “Tema natural yang banyak diminta,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (Unej) ini mengatakan, keberadaan ikan di dalam tangki aquascape bukanlah yang utama. Bahkan, beberapa aquascape yang dia desain tanpa ada ikan. “Yang penting adalah tumbuhan, serta batu-batu yang ada di dalam tank, dan bersih,” ujar pemilik King Aquascape, di Jalan Semeru, Sumbersari, tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum banyak yang tahu apa itu aquascape. Jika mendengarnya, bayangan kebanyakan orang masih mengarah ke akuarium. Padahal, keduanya berbeda. Akuarium lebih berisi pernak-pernik tertentu dan ikan. Sementara, aquascape lebih menyerupai kondisi alam yang sebenarnya. Ada kombinasi tiga unsur di dalamnya. Yakni air, tanaman, dan hewan.

Aquascape adalah seni mengatur tanaman, air, batu, karang, kayu, dan yang lainnya di dalam media kaca atau akrilik. Berbentuk kotak kaca maupun bentuk lainnya yang serupa akuarium. Aquascape tidak hanya memelihara ikan, tapi juga memelihara semua komponen yang ada di dalam akuarium dengan berbagai pendekatan dan ketelitian.

Membuat aquascape berarti membikin dunia baru di dalam kotak kaca atau tangki. Setiap tangki juga memiliki tema yang berbeda-beda. Adapun keberadaan ikan bukanlah yang utama, yang terpenting adalah tumbuhan. Para desainer aquascape akan melakukan perakitan ranting, rerumputan, hingga bebatuan di dalam tangki sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

Yohanes Mario, salah satu desainer aquascape, mengungkapkan, umumnya para pemesan akan menceritakan bentuk seperti apa yang diinginkan. Beberapa di antaranya ada yang hanya menginginkan tumpukan batu-batu. Lainnya, ada juga yang menginginkan tampilannya serupa dengan hutan. Tema ini familier dengan sebutan tema natural, perbukitan, dan batu-batu. “Tema natural yang banyak diminta,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (Unej) ini mengatakan, keberadaan ikan di dalam tangki aquascape bukanlah yang utama. Bahkan, beberapa aquascape yang dia desain tanpa ada ikan. “Yang penting adalah tumbuhan, serta batu-batu yang ada di dalam tank, dan bersih,” ujar pemilik King Aquascape, di Jalan Semeru, Sumbersari, tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/