alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Berang-Berang, Alternatif yang Menggemaskan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak banyak yang mengetahui bahwa berang-berang bisa menjadi alternatif hewan peliharaan di rumah. Ada kekhawatiran bahwa hewan tersebut liar dan menggigit. Padahal, mamalia ini bisa dilatih menjadi jinak, layaknya peliharaan mainstream seperti kucing dan anjing.

Seperti berang-berang milik Muhammad Febri Nur. Dia tampak asyik menggendong berang-berang menggemaskan, layaknya menggendong seekor kucing. Pria asal Ajung ini menyebut, berang-berang miliknya sudah jinak. “Kalau ke orang lain kadang masih menggigit. Jadi, tidak bisa digendong orang lain,” kata Febri kepada Jawa Pos Radar Jember.

Febri, yang merupakan anggota komunitas Jember Civet Community (JCC) ini, juga menjelaskan, sejatinya di Jember cukup banyak masyarakat yang memiliki berang-berang. Namun, berang-berang masih sulit didapatkan, sehingga pemiliknya cukup terbatas.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak banyak yang mengetahui bahwa berang-berang bisa menjadi alternatif hewan peliharaan di rumah. Ada kekhawatiran bahwa hewan tersebut liar dan menggigit. Padahal, mamalia ini bisa dilatih menjadi jinak, layaknya peliharaan mainstream seperti kucing dan anjing.

Seperti berang-berang milik Muhammad Febri Nur. Dia tampak asyik menggendong berang-berang menggemaskan, layaknya menggendong seekor kucing. Pria asal Ajung ini menyebut, berang-berang miliknya sudah jinak. “Kalau ke orang lain kadang masih menggigit. Jadi, tidak bisa digendong orang lain,” kata Febri kepada Jawa Pos Radar Jember.

Febri, yang merupakan anggota komunitas Jember Civet Community (JCC) ini, juga menjelaskan, sejatinya di Jember cukup banyak masyarakat yang memiliki berang-berang. Namun, berang-berang masih sulit didapatkan, sehingga pemiliknya cukup terbatas.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak banyak yang mengetahui bahwa berang-berang bisa menjadi alternatif hewan peliharaan di rumah. Ada kekhawatiran bahwa hewan tersebut liar dan menggigit. Padahal, mamalia ini bisa dilatih menjadi jinak, layaknya peliharaan mainstream seperti kucing dan anjing.

Seperti berang-berang milik Muhammad Febri Nur. Dia tampak asyik menggendong berang-berang menggemaskan, layaknya menggendong seekor kucing. Pria asal Ajung ini menyebut, berang-berang miliknya sudah jinak. “Kalau ke orang lain kadang masih menggigit. Jadi, tidak bisa digendong orang lain,” kata Febri kepada Jawa Pos Radar Jember.

Febri, yang merupakan anggota komunitas Jember Civet Community (JCC) ini, juga menjelaskan, sejatinya di Jember cukup banyak masyarakat yang memiliki berang-berang. Namun, berang-berang masih sulit didapatkan, sehingga pemiliknya cukup terbatas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/