alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Imutnya Pelihara Landak Mini

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Landak mini, si kecil berduri yang rupanya sekilas menyerupai tikus atau hamster kini mulai banyak dipelihara oleh masyarakat umum. Hewan ini cukup mudah perawatannya. Seperti yang dilakukan oleh Abdullah Hamdani, salah satu kolektor landak mini yang tinggal di Desa Klompangan, Kecamatan Ajung. Sejak 2013 lalu, dia mencoba konsisten merawat puluhan landak mini yang dipelihara di samping rumahnya. Tak ada arahan atau tutor yang menuntunnya, Dani belajar merawat hewan kesayangannya itu secara autodidak.

Seiring berjalannya waktu, landak-landak mungil itu berkembang biak yang menyebabkan jumlahnya juga semakin bertambah. Mau tidak mau, landak itu akhirnya dijual dengan dipromosikan melalui media sosial. “Waktu itu masih banyak yang jualan di market place, jadi saya coba jualan di sana. Dan pemesannya paling jauh orang Tanggul waktu itu, akhirnya saya antar pesanannya ke rumahnya,” tuturnya.

Peminat landak mini memang tak sebanyak peminat hamster, kucing, atau kelinci. Banyak orang yang awam tentang bagaimana merawat dan memelihara hewan ini. Sehingga sangat sedikit landak mini yang terjual saat itu. Akhirnya, Dani membagikan beberapa anak landak mini ke adik dan sepupunya agar turut merawat dan menjualnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Landak mini, si kecil berduri yang rupanya sekilas menyerupai tikus atau hamster kini mulai banyak dipelihara oleh masyarakat umum. Hewan ini cukup mudah perawatannya. Seperti yang dilakukan oleh Abdullah Hamdani, salah satu kolektor landak mini yang tinggal di Desa Klompangan, Kecamatan Ajung. Sejak 2013 lalu, dia mencoba konsisten merawat puluhan landak mini yang dipelihara di samping rumahnya. Tak ada arahan atau tutor yang menuntunnya, Dani belajar merawat hewan kesayangannya itu secara autodidak.

Seiring berjalannya waktu, landak-landak mungil itu berkembang biak yang menyebabkan jumlahnya juga semakin bertambah. Mau tidak mau, landak itu akhirnya dijual dengan dipromosikan melalui media sosial. “Waktu itu masih banyak yang jualan di market place, jadi saya coba jualan di sana. Dan pemesannya paling jauh orang Tanggul waktu itu, akhirnya saya antar pesanannya ke rumahnya,” tuturnya.

Peminat landak mini memang tak sebanyak peminat hamster, kucing, atau kelinci. Banyak orang yang awam tentang bagaimana merawat dan memelihara hewan ini. Sehingga sangat sedikit landak mini yang terjual saat itu. Akhirnya, Dani membagikan beberapa anak landak mini ke adik dan sepupunya agar turut merawat dan menjualnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Landak mini, si kecil berduri yang rupanya sekilas menyerupai tikus atau hamster kini mulai banyak dipelihara oleh masyarakat umum. Hewan ini cukup mudah perawatannya. Seperti yang dilakukan oleh Abdullah Hamdani, salah satu kolektor landak mini yang tinggal di Desa Klompangan, Kecamatan Ajung. Sejak 2013 lalu, dia mencoba konsisten merawat puluhan landak mini yang dipelihara di samping rumahnya. Tak ada arahan atau tutor yang menuntunnya, Dani belajar merawat hewan kesayangannya itu secara autodidak.

Seiring berjalannya waktu, landak-landak mungil itu berkembang biak yang menyebabkan jumlahnya juga semakin bertambah. Mau tidak mau, landak itu akhirnya dijual dengan dipromosikan melalui media sosial. “Waktu itu masih banyak yang jualan di market place, jadi saya coba jualan di sana. Dan pemesannya paling jauh orang Tanggul waktu itu, akhirnya saya antar pesanannya ke rumahnya,” tuturnya.

Peminat landak mini memang tak sebanyak peminat hamster, kucing, atau kelinci. Banyak orang yang awam tentang bagaimana merawat dan memelihara hewan ini. Sehingga sangat sedikit landak mini yang terjual saat itu. Akhirnya, Dani membagikan beberapa anak landak mini ke adik dan sepupunya agar turut merawat dan menjualnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/