alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Saksi Hidup Maestro Lapangan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jersey atau kostum sepak bola sepintas terlihat biasa-biasa saja. Namun, bagi sejumlah penggemar, jersey tak sekadar atribut sebuah klub bola dalam laga, namun lebih dari itu. Mereka berkeyakinan, saat para penggawa sudah banyak yang gantung sepatu, jersey inilah satu-satunya saksi hidup yang tersisa.

Tak heran, mereka para penggemarnya menaruh kepedulian tinggi terhadap peninggalan bersejarah ini, sampai mengoleksinya. Meski harus merogoh kocek dalam untuk mendapatkan, hal itu mereka lakukan untuk meminang jerseyjersey ini.

Di Jember, kolektor jersey sulit ditemui. Rizky Adi Nugraha ini salah satunya. “Setahu saya, kolektor memang banyak. Tapi yang fokus ke jersey klub bola, mungkin hanya saya,” terang pemuda 24 tahun itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia sendiri sudah mengoleksi sekitar 30 jenis jersey yang semuanya milik Persid Jember. “Sebelumnya saya mengoleksi jersey Arema Malang. Tapi, saat mau lulus kuliah, saya memutuskan ngoleksi jersey Persid,” ucap alumnus Universitas Muhammadiyah (UM) Malang ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jersey atau kostum sepak bola sepintas terlihat biasa-biasa saja. Namun, bagi sejumlah penggemar, jersey tak sekadar atribut sebuah klub bola dalam laga, namun lebih dari itu. Mereka berkeyakinan, saat para penggawa sudah banyak yang gantung sepatu, jersey inilah satu-satunya saksi hidup yang tersisa.

Tak heran, mereka para penggemarnya menaruh kepedulian tinggi terhadap peninggalan bersejarah ini, sampai mengoleksinya. Meski harus merogoh kocek dalam untuk mendapatkan, hal itu mereka lakukan untuk meminang jerseyjersey ini.

Di Jember, kolektor jersey sulit ditemui. Rizky Adi Nugraha ini salah satunya. “Setahu saya, kolektor memang banyak. Tapi yang fokus ke jersey klub bola, mungkin hanya saya,” terang pemuda 24 tahun itu.

Ia sendiri sudah mengoleksi sekitar 30 jenis jersey yang semuanya milik Persid Jember. “Sebelumnya saya mengoleksi jersey Arema Malang. Tapi, saat mau lulus kuliah, saya memutuskan ngoleksi jersey Persid,” ucap alumnus Universitas Muhammadiyah (UM) Malang ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jersey atau kostum sepak bola sepintas terlihat biasa-biasa saja. Namun, bagi sejumlah penggemar, jersey tak sekadar atribut sebuah klub bola dalam laga, namun lebih dari itu. Mereka berkeyakinan, saat para penggawa sudah banyak yang gantung sepatu, jersey inilah satu-satunya saksi hidup yang tersisa.

Tak heran, mereka para penggemarnya menaruh kepedulian tinggi terhadap peninggalan bersejarah ini, sampai mengoleksinya. Meski harus merogoh kocek dalam untuk mendapatkan, hal itu mereka lakukan untuk meminang jerseyjersey ini.

Di Jember, kolektor jersey sulit ditemui. Rizky Adi Nugraha ini salah satunya. “Setahu saya, kolektor memang banyak. Tapi yang fokus ke jersey klub bola, mungkin hanya saya,” terang pemuda 24 tahun itu.

Ia sendiri sudah mengoleksi sekitar 30 jenis jersey yang semuanya milik Persid Jember. “Sebelumnya saya mengoleksi jersey Arema Malang. Tapi, saat mau lulus kuliah, saya memutuskan ngoleksi jersey Persid,” ucap alumnus Universitas Muhammadiyah (UM) Malang ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/