alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Kemangi, Kunci Wangi Alami

Menikmati Nasi Bakar Berbagai Rasa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sego bakar, atau nasi bakar bukan hal asing bagi warga Kabupaten Jember. Akan tetapi, setiap masakan tentunya berbeda-beda. Baik prosesnya, rasanya, maupun kemasannya. Nah, di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari ada sajian menu spesial nasi bakar dengan berbagai lauk di dalamnya. Yakni, Sego Bakar Pawon Mami Titin.

Gagasan nasi bakar ini muncul dari pemikiran Raden Roro Titin Sumartiningsih atau yang akrab dipanggil Titin. Menurutnya, nasi bakar buatannya berbeda dari yang lain. Salah satunya mampu bertahan lebih dari 24 jam. “Itu karena prosesnya berbeda. Rasanya juga berbeda dengan yang lain,” kata pemilik Gallery Oktavos yang tinggal di Tegal Gede tersebut.

Nasi bakar bikinan Mami Titin, begitu panggilan akrabnya, tidak lonjong seperti pada umumnya. Namun dia membuat kemasan spesial yaitu dijadikan bentuk persegi. Proses memasaknya pun dilakukan dengan racikan bumbu lengkap, termasuk daun kemangi. “Wanginya sego bakar juga tidak akan hilang,” ulasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Titin yang kini memiliki enam cucu itu menyebut, ada empat macam nasi bakar yang dia tawarkan. Pertama nasi bakar ayam, daging sapi, cumi-cumi, dan nasi bakar ati ampela. Rasa setiap nasi bakar itu pun dijamin berbeda-beda. “Dari keempat macam nasi bakar itu, walau beli hari ini dan dimakan besok, tidak basi. Itu karena prosesnya yang berbeda,” jelas Titin sambil membakar nasi bakar pesanan orang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sego bakar, atau nasi bakar bukan hal asing bagi warga Kabupaten Jember. Akan tetapi, setiap masakan tentunya berbeda-beda. Baik prosesnya, rasanya, maupun kemasannya. Nah, di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari ada sajian menu spesial nasi bakar dengan berbagai lauk di dalamnya. Yakni, Sego Bakar Pawon Mami Titin.

Gagasan nasi bakar ini muncul dari pemikiran Raden Roro Titin Sumartiningsih atau yang akrab dipanggil Titin. Menurutnya, nasi bakar buatannya berbeda dari yang lain. Salah satunya mampu bertahan lebih dari 24 jam. “Itu karena prosesnya berbeda. Rasanya juga berbeda dengan yang lain,” kata pemilik Gallery Oktavos yang tinggal di Tegal Gede tersebut.

Nasi bakar bikinan Mami Titin, begitu panggilan akrabnya, tidak lonjong seperti pada umumnya. Namun dia membuat kemasan spesial yaitu dijadikan bentuk persegi. Proses memasaknya pun dilakukan dengan racikan bumbu lengkap, termasuk daun kemangi. “Wanginya sego bakar juga tidak akan hilang,” ulasnya.

Titin yang kini memiliki enam cucu itu menyebut, ada empat macam nasi bakar yang dia tawarkan. Pertama nasi bakar ayam, daging sapi, cumi-cumi, dan nasi bakar ati ampela. Rasa setiap nasi bakar itu pun dijamin berbeda-beda. “Dari keempat macam nasi bakar itu, walau beli hari ini dan dimakan besok, tidak basi. Itu karena prosesnya yang berbeda,” jelas Titin sambil membakar nasi bakar pesanan orang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sego bakar, atau nasi bakar bukan hal asing bagi warga Kabupaten Jember. Akan tetapi, setiap masakan tentunya berbeda-beda. Baik prosesnya, rasanya, maupun kemasannya. Nah, di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari ada sajian menu spesial nasi bakar dengan berbagai lauk di dalamnya. Yakni, Sego Bakar Pawon Mami Titin.

Gagasan nasi bakar ini muncul dari pemikiran Raden Roro Titin Sumartiningsih atau yang akrab dipanggil Titin. Menurutnya, nasi bakar buatannya berbeda dari yang lain. Salah satunya mampu bertahan lebih dari 24 jam. “Itu karena prosesnya berbeda. Rasanya juga berbeda dengan yang lain,” kata pemilik Gallery Oktavos yang tinggal di Tegal Gede tersebut.

Nasi bakar bikinan Mami Titin, begitu panggilan akrabnya, tidak lonjong seperti pada umumnya. Namun dia membuat kemasan spesial yaitu dijadikan bentuk persegi. Proses memasaknya pun dilakukan dengan racikan bumbu lengkap, termasuk daun kemangi. “Wanginya sego bakar juga tidak akan hilang,” ulasnya.

Titin yang kini memiliki enam cucu itu menyebut, ada empat macam nasi bakar yang dia tawarkan. Pertama nasi bakar ayam, daging sapi, cumi-cumi, dan nasi bakar ati ampela. Rasa setiap nasi bakar itu pun dijamin berbeda-beda. “Dari keempat macam nasi bakar itu, walau beli hari ini dan dimakan besok, tidak basi. Itu karena prosesnya yang berbeda,” jelas Titin sambil membakar nasi bakar pesanan orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/