alexametrics
23.8 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Dikenang hingga Lintas Generasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak berdiri era 1952 silam, klub berjuluk Macan Raung kebanggaan wong Jember ini sempat beberapa kali mencatatkan hasil pertandingan yang lumayan bagus. Namun, minimnya publikasi media di era itu membuat superioritas Persid Jember hanya tinggal cerita belaka. Itulah yang membuat kolektor jersey tak sekadar menjadi ajang menyalurkan hobi, namun turut menjaga sejarah agar tidak semakin tenggelam.

Contohnya, di era Bupati Samsul Hadi, 2005 silam. Persid Jember pernah memiliki bintang asal Brasil, yakni Rodrigo Santos. Saat itu, striker berkepala plontos itu menjadi mesin gol buat Persid. “Ini kostumnya, bernomor punggung tujuh,” kata Rizky, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, pekan lalu.

Hingga saat ini, dari sekitar 30 koleksi jersey Persid, baru jersey keluaran era 2000 sampai 2019 saja yang terkoleksi. Kata dia, sempat menemukan jersey Persid yang digunakan seorang tukang becak dan tambal ban. “Saat saya tahu itu jersey Persid, langsung saya tukar dengan kaus yang saya kenakan. Dan si bapak saya kasih tambahan uang,” ungkap pemuda asal Lingkungan Pakem, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak berdiri era 1952 silam, klub berjuluk Macan Raung kebanggaan wong Jember ini sempat beberapa kali mencatatkan hasil pertandingan yang lumayan bagus. Namun, minimnya publikasi media di era itu membuat superioritas Persid Jember hanya tinggal cerita belaka. Itulah yang membuat kolektor jersey tak sekadar menjadi ajang menyalurkan hobi, namun turut menjaga sejarah agar tidak semakin tenggelam.

Contohnya, di era Bupati Samsul Hadi, 2005 silam. Persid Jember pernah memiliki bintang asal Brasil, yakni Rodrigo Santos. Saat itu, striker berkepala plontos itu menjadi mesin gol buat Persid. “Ini kostumnya, bernomor punggung tujuh,” kata Rizky, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, pekan lalu.

Hingga saat ini, dari sekitar 30 koleksi jersey Persid, baru jersey keluaran era 2000 sampai 2019 saja yang terkoleksi. Kata dia, sempat menemukan jersey Persid yang digunakan seorang tukang becak dan tambal ban. “Saat saya tahu itu jersey Persid, langsung saya tukar dengan kaus yang saya kenakan. Dan si bapak saya kasih tambahan uang,” ungkap pemuda asal Lingkungan Pakem, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak berdiri era 1952 silam, klub berjuluk Macan Raung kebanggaan wong Jember ini sempat beberapa kali mencatatkan hasil pertandingan yang lumayan bagus. Namun, minimnya publikasi media di era itu membuat superioritas Persid Jember hanya tinggal cerita belaka. Itulah yang membuat kolektor jersey tak sekadar menjadi ajang menyalurkan hobi, namun turut menjaga sejarah agar tidak semakin tenggelam.

Contohnya, di era Bupati Samsul Hadi, 2005 silam. Persid Jember pernah memiliki bintang asal Brasil, yakni Rodrigo Santos. Saat itu, striker berkepala plontos itu menjadi mesin gol buat Persid. “Ini kostumnya, bernomor punggung tujuh,” kata Rizky, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, pekan lalu.

Hingga saat ini, dari sekitar 30 koleksi jersey Persid, baru jersey keluaran era 2000 sampai 2019 saja yang terkoleksi. Kata dia, sempat menemukan jersey Persid yang digunakan seorang tukang becak dan tambal ban. “Saat saya tahu itu jersey Persid, langsung saya tukar dengan kaus yang saya kenakan. Dan si bapak saya kasih tambahan uang,” ungkap pemuda asal Lingkungan Pakem, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/