alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Puger Bakal Miliki Pelabuhan Umum

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kawasan selatan menjadi satu-satunya daerah yang memiliki potensi kelautan di Jember. Bahkan ke depan, wilayah selatan Jember tersebut tidak hanya menyuguhkan wisata ataupun pelabuhan perikanan semata. Sebab, Kementerian Perhubungan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim membidik Puger menjadi pelabuhan umum.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim di Jember Agus Wijaya mengakui bahwa ada rencana besar dari Kementerian Perhubungan untuk Jember. Yaitu, tentang pembangunan pelabuhan di kawasan Puger. “Bukan pelabuhan perikanan, tapi pelabuhan umum. Mungkin pelabuhan barang dulu, untuk penumpang menyusul,” paparnya.

Dia menambahkan, kemungkinan besar perencanaan pembangunan dimulai pada 2022 mendatang. Sementara itu, saat ini tahapan-tahapan sosialisasi ke masyarakat, terutama ke nelayan Puger, telah dilakukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sepengetahuan Agus, kehadiran pelabuhan umum di Puger tersebut tidak akan mengganggu aktivitas nelayan yang menggantungkan mata pencariannya di Pelabuhan Perikanan Puger. “Pelabuhan perikanan tidak dipindah, tapi akan tetap ada di Puger,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, Puger ke depan ada dua pelabuhan, yaitu pelabuhan perikanan dan umum. Sehingga, nanti kapal-kapal besar muatan barang akan masuk ke Puger. Sementara itu, yang tertuang di LPSE Provinsi Jatim, ada proyek pada tahun 2021, yakni pengawasan pembangunan pelabuhan perikanan Puger dengan nilai Rp 270 juta.

Dia mengatakan, adanya pelabuhan tersebut tentu saja akan mengurangi beban jalan sehingga kepadatan jalan bisa terurai. Sebab, produksi semen yang berada di Puger itu memakai jalur darat dalam distribusinya. Adanya pelabuhan di Puger nanti, disebutnya akan berdampak besar bagi perekonomian. Bahkan, menurut Agus, ke depan wilayah selatan menjadi salah satu pengungkit bangkitnya ekonomi di Jatim.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kawasan selatan menjadi satu-satunya daerah yang memiliki potensi kelautan di Jember. Bahkan ke depan, wilayah selatan Jember tersebut tidak hanya menyuguhkan wisata ataupun pelabuhan perikanan semata. Sebab, Kementerian Perhubungan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim membidik Puger menjadi pelabuhan umum.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim di Jember Agus Wijaya mengakui bahwa ada rencana besar dari Kementerian Perhubungan untuk Jember. Yaitu, tentang pembangunan pelabuhan di kawasan Puger. “Bukan pelabuhan perikanan, tapi pelabuhan umum. Mungkin pelabuhan barang dulu, untuk penumpang menyusul,” paparnya.

Dia menambahkan, kemungkinan besar perencanaan pembangunan dimulai pada 2022 mendatang. Sementara itu, saat ini tahapan-tahapan sosialisasi ke masyarakat, terutama ke nelayan Puger, telah dilakukan.

Sepengetahuan Agus, kehadiran pelabuhan umum di Puger tersebut tidak akan mengganggu aktivitas nelayan yang menggantungkan mata pencariannya di Pelabuhan Perikanan Puger. “Pelabuhan perikanan tidak dipindah, tapi akan tetap ada di Puger,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, Puger ke depan ada dua pelabuhan, yaitu pelabuhan perikanan dan umum. Sehingga, nanti kapal-kapal besar muatan barang akan masuk ke Puger. Sementara itu, yang tertuang di LPSE Provinsi Jatim, ada proyek pada tahun 2021, yakni pengawasan pembangunan pelabuhan perikanan Puger dengan nilai Rp 270 juta.

Dia mengatakan, adanya pelabuhan tersebut tentu saja akan mengurangi beban jalan sehingga kepadatan jalan bisa terurai. Sebab, produksi semen yang berada di Puger itu memakai jalur darat dalam distribusinya. Adanya pelabuhan di Puger nanti, disebutnya akan berdampak besar bagi perekonomian. Bahkan, menurut Agus, ke depan wilayah selatan menjadi salah satu pengungkit bangkitnya ekonomi di Jatim.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kawasan selatan menjadi satu-satunya daerah yang memiliki potensi kelautan di Jember. Bahkan ke depan, wilayah selatan Jember tersebut tidak hanya menyuguhkan wisata ataupun pelabuhan perikanan semata. Sebab, Kementerian Perhubungan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim membidik Puger menjadi pelabuhan umum.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim di Jember Agus Wijaya mengakui bahwa ada rencana besar dari Kementerian Perhubungan untuk Jember. Yaitu, tentang pembangunan pelabuhan di kawasan Puger. “Bukan pelabuhan perikanan, tapi pelabuhan umum. Mungkin pelabuhan barang dulu, untuk penumpang menyusul,” paparnya.

Dia menambahkan, kemungkinan besar perencanaan pembangunan dimulai pada 2022 mendatang. Sementara itu, saat ini tahapan-tahapan sosialisasi ke masyarakat, terutama ke nelayan Puger, telah dilakukan.

Sepengetahuan Agus, kehadiran pelabuhan umum di Puger tersebut tidak akan mengganggu aktivitas nelayan yang menggantungkan mata pencariannya di Pelabuhan Perikanan Puger. “Pelabuhan perikanan tidak dipindah, tapi akan tetap ada di Puger,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, Puger ke depan ada dua pelabuhan, yaitu pelabuhan perikanan dan umum. Sehingga, nanti kapal-kapal besar muatan barang akan masuk ke Puger. Sementara itu, yang tertuang di LPSE Provinsi Jatim, ada proyek pada tahun 2021, yakni pengawasan pembangunan pelabuhan perikanan Puger dengan nilai Rp 270 juta.

Dia mengatakan, adanya pelabuhan tersebut tentu saja akan mengurangi beban jalan sehingga kepadatan jalan bisa terurai. Sebab, produksi semen yang berada di Puger itu memakai jalur darat dalam distribusinya. Adanya pelabuhan di Puger nanti, disebutnya akan berdampak besar bagi perekonomian. Bahkan, menurut Agus, ke depan wilayah selatan menjadi salah satu pengungkit bangkitnya ekonomi di Jatim.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/