alexametrics
27.9 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Manisnya Tembus Lintas Generasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kuliner legendaris banyak ditemui. Di antaranya ada nama rujak manis Ciliwung. Berdiri sejak era 60-an, manisnya cita rasa rujak ini telah menembus lintas generasi. Dan tetap eksis hingga kini.

Lokasinya yang persis di jantung kota Jember membuat kuliner ini cukup strategis dan mudah dijangkau. Tepatnya di sekitar Jalan Ciliwung, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Warung berukuran sekitar 5×3 meter itu tepat berdiri di sebelah kiri jalan raya.

Jika berkunjung ke sini, jangan heran kalau harus mengantre. Sebab, dalam beberapa menit saja, pembelinya bukan hanya dua atau empat orang. Namun, bisa mencapai belasan hingga puluhan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diketahui, warung rujak ini rupanya milik Halimah, warga Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Setiap harinya, ia menjajakan rujak bersama kedua putranya. “Rujak ini sudah ada sejak era 60-an silam. Saat itu masih menggunakan uang logam yang tengahnya bolong,” kata Adi, salah satu putra Halimah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kuliner legendaris banyak ditemui. Di antaranya ada nama rujak manis Ciliwung. Berdiri sejak era 60-an, manisnya cita rasa rujak ini telah menembus lintas generasi. Dan tetap eksis hingga kini.

Lokasinya yang persis di jantung kota Jember membuat kuliner ini cukup strategis dan mudah dijangkau. Tepatnya di sekitar Jalan Ciliwung, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Warung berukuran sekitar 5×3 meter itu tepat berdiri di sebelah kiri jalan raya.

Jika berkunjung ke sini, jangan heran kalau harus mengantre. Sebab, dalam beberapa menit saja, pembelinya bukan hanya dua atau empat orang. Namun, bisa mencapai belasan hingga puluhan.

Diketahui, warung rujak ini rupanya milik Halimah, warga Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Setiap harinya, ia menjajakan rujak bersama kedua putranya. “Rujak ini sudah ada sejak era 60-an silam. Saat itu masih menggunakan uang logam yang tengahnya bolong,” kata Adi, salah satu putra Halimah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kuliner legendaris banyak ditemui. Di antaranya ada nama rujak manis Ciliwung. Berdiri sejak era 60-an, manisnya cita rasa rujak ini telah menembus lintas generasi. Dan tetap eksis hingga kini.

Lokasinya yang persis di jantung kota Jember membuat kuliner ini cukup strategis dan mudah dijangkau. Tepatnya di sekitar Jalan Ciliwung, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Warung berukuran sekitar 5×3 meter itu tepat berdiri di sebelah kiri jalan raya.

Jika berkunjung ke sini, jangan heran kalau harus mengantre. Sebab, dalam beberapa menit saja, pembelinya bukan hanya dua atau empat orang. Namun, bisa mencapai belasan hingga puluhan.

Diketahui, warung rujak ini rupanya milik Halimah, warga Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Setiap harinya, ia menjajakan rujak bersama kedua putranya. “Rujak ini sudah ada sejak era 60-an silam. Saat itu masih menggunakan uang logam yang tengahnya bolong,” kata Adi, salah satu putra Halimah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/