alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Bisnis Tanaman Hias dan Wisata Kian Membaik

Mobile_AP_Rectangle 1

LEDOKOMBO.RADARJEMBER.ID– Dimulainya masa new normal menjadi angin segar bagi pebisnis maupun pengelola wisata di Kabupaten Jember. Seperti yang dikatakan oleh Musyawwir. Penjual bibit tanaman hias sekaligus pengelola wisata Taman Gading di Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.

Sejak memasuki bulan Juli, ia mengaku kebanjiran pesanan bibit tanaman hias setiap hari. Pesanan bibit tersebut tidak hanya dari daerah lokal saja, namun juga luar pulau.

Lelaki yang juga memiliki toko bunga di Pulau Dewata ini, mengaku kebingungan saat ingin memasarkan tanaman hias dagangannya. Saat awal pandemi, ia tak bisa kembali ke tokonya karena akses kendaraan yang tidak boleh beroperasi. Tak punya pilihan lain, akhirnya ia berinisiatif menjual tanaman hias di daerah rumahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Awalnya, ia pesimistis dengan bisnis yang dijalaninya. Karena menurutnya, masyarakat desa khususnya di Sumber Bulus, kurang berminat terhadap tanaman hias. Namun siapa sangka, selang tiga bulan berjalan, bisnisnya justru semakin berkembang.

“Masyarakat yang awalnya tidak suka, sekarang jadi suka. Entah karena memang mencari kegiatan atau sekadar mengikuti zaman. Yang jelas, lama-kelamaan tambah banyak yang beli,” ungkap ayah dua anak tersebut.

Tanaman yang paling banyak permintaan yakni jenis sekulen, kaktus, lidah mertua, aglonema, dan anggrek. Harganya pun juga mulai membaik.

- Advertisement -

LEDOKOMBO.RADARJEMBER.ID– Dimulainya masa new normal menjadi angin segar bagi pebisnis maupun pengelola wisata di Kabupaten Jember. Seperti yang dikatakan oleh Musyawwir. Penjual bibit tanaman hias sekaligus pengelola wisata Taman Gading di Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.

Sejak memasuki bulan Juli, ia mengaku kebanjiran pesanan bibit tanaman hias setiap hari. Pesanan bibit tersebut tidak hanya dari daerah lokal saja, namun juga luar pulau.

Lelaki yang juga memiliki toko bunga di Pulau Dewata ini, mengaku kebingungan saat ingin memasarkan tanaman hias dagangannya. Saat awal pandemi, ia tak bisa kembali ke tokonya karena akses kendaraan yang tidak boleh beroperasi. Tak punya pilihan lain, akhirnya ia berinisiatif menjual tanaman hias di daerah rumahnya.

Awalnya, ia pesimistis dengan bisnis yang dijalaninya. Karena menurutnya, masyarakat desa khususnya di Sumber Bulus, kurang berminat terhadap tanaman hias. Namun siapa sangka, selang tiga bulan berjalan, bisnisnya justru semakin berkembang.

“Masyarakat yang awalnya tidak suka, sekarang jadi suka. Entah karena memang mencari kegiatan atau sekadar mengikuti zaman. Yang jelas, lama-kelamaan tambah banyak yang beli,” ungkap ayah dua anak tersebut.

Tanaman yang paling banyak permintaan yakni jenis sekulen, kaktus, lidah mertua, aglonema, dan anggrek. Harganya pun juga mulai membaik.

LEDOKOMBO.RADARJEMBER.ID– Dimulainya masa new normal menjadi angin segar bagi pebisnis maupun pengelola wisata di Kabupaten Jember. Seperti yang dikatakan oleh Musyawwir. Penjual bibit tanaman hias sekaligus pengelola wisata Taman Gading di Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.

Sejak memasuki bulan Juli, ia mengaku kebanjiran pesanan bibit tanaman hias setiap hari. Pesanan bibit tersebut tidak hanya dari daerah lokal saja, namun juga luar pulau.

Lelaki yang juga memiliki toko bunga di Pulau Dewata ini, mengaku kebingungan saat ingin memasarkan tanaman hias dagangannya. Saat awal pandemi, ia tak bisa kembali ke tokonya karena akses kendaraan yang tidak boleh beroperasi. Tak punya pilihan lain, akhirnya ia berinisiatif menjual tanaman hias di daerah rumahnya.

Awalnya, ia pesimistis dengan bisnis yang dijalaninya. Karena menurutnya, masyarakat desa khususnya di Sumber Bulus, kurang berminat terhadap tanaman hias. Namun siapa sangka, selang tiga bulan berjalan, bisnisnya justru semakin berkembang.

“Masyarakat yang awalnya tidak suka, sekarang jadi suka. Entah karena memang mencari kegiatan atau sekadar mengikuti zaman. Yang jelas, lama-kelamaan tambah banyak yang beli,” ungkap ayah dua anak tersebut.

Tanaman yang paling banyak permintaan yakni jenis sekulen, kaktus, lidah mertua, aglonema, dan anggrek. Harganya pun juga mulai membaik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/