Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Harga Cabai di Lumajang Meroket Jelang Ramadan

Adeapryanis • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:24 WIB

NAIK: Harga cabai di pasaran mulai alami kenaikan signifikan, kemarin.(ADE APRYANIS/RAME)
NAIK: Harga cabai di pasaran mulai alami kenaikan signifikan, kemarin.(ADE APRYANIS/RAME)

RADAR JEMBER - Jelang ramadan kebutuhan bahan pokok penting (bapokting) mulai tunjukkan kenaikan harga.

Salah satunya yang tak bisa dibendung adalah cabai rawit merah atau cabai sret.

Catatan Siskaperbapo Jatim, harga cabai rawit merah sejak Sabtu (7/2) kemarin tembus Rp 80 ribu per kilogram.

Sebelumnya harga jual hanya Rp 73 ribu per kilogram, kemudian naik sebesar Rp 8 ribu. Sehingga per kilogram tembus Rp 80 ribu.

Jika diprosentase, kenaikan harga cabai rawit merah tembus 11 persen.

Disusul cabai merah besar dari harga Rp 23 ribu per kilogram naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Kondisi ini dipicu karena potensi kerusakan tanaman sehingga mengalami keterbatasan stok dan banyak permintaan jelang ramadan.

“Biasanya begitu, karena stok sedikit jadi harganya naik. Apalagi mau menjelang imlek dan ramadan, semua bapokting mengalami kenaikan,” ucap pedagang pasar baru Rohamah.

Fenomena ini memang sering terjadi, terutama saat momentum tertentu. Namun, tak berselang lama harganya kembali stabil jika ketersediaan kembali normal.

Sebetulnya tak hanya cabai, beberapa komoditas lain harganya ikut naik. Di antaranya telur ayam ras, minyak goreng, ayam, dan daging sapi.

“Terus kami upayakan untuk menekan kenaikan harga salah satunya dengan operasi pasar,” ucap Kabid Perdagangan Diskopindag Lumajang, Eko Sugeng. (dea/son)

Editor : Adeapryanis
#Ramadan #meroket #harga cabai #Lumajang