Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Update Begal di Lumajang Buron Ditembak Dua Timah Panas, Meninggal saat Dibawa ke Rumah Sakit

Adeapryanis • Selasa, 16 Desember 2025 | 18:23 WIB

JELASKAN: Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar saat menyampaikan kronologi kasus penyabetan anggota polisi, kemarin.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
JELASKAN: Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar saat menyampaikan kronologi kasus penyabetan anggota polisi, kemarin.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

RADAR JEMBER - Tak butuh waktu lama, Tim Jatanras Polda Jatim mengungkap keberadaan pelaku yang melarikan diri setelah menyabet anggota polisi Aiptu Susanto Kurniawan di kawasan toga, beberapa waktu lalu.

Bahkan, kini pelaku meninggal dunia setelah ditempak tim tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, pelaku yang sudah terlacak mencoba untuk melawan memakai senjata tajam saat hendak diamankan petugas.

Padahal, pihak kepolisian telah memberikan peringatan, namun peringatan itu tidak dihiraukan.

Diketahui, pelaku yang meninggal dunia itu bernama Agus Sulaiman.

Sedangkan, satu pelaku lainnya yang sudah tertangkap bernama Muhammad Hasan. Agus sempat melarikan diri setelah melancarkan aksinya bersama Hasan di kawasan toga Kamis (11/12) lalu.

Meski sempat menjadi buron, Agus yang melakukan pelawanan akhirnya ditembak timah panas saat hendak diamankan di jalan Raya Surabaya-Malang, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan sekitar pukul 01.00 WIB. 

“Jadi, tersangka sempat dikejar, dipepet hingga terjatuh. Tapi kembali melakukan perlawanan dengan senjata tajam. Karena membahayakan keselamatan anggota, tersangka akhirnya dilumpuhkan dengan dua kali tembakan,” katanya.

Menurutnya, setelah mendapat tindakan tegas yang terukur, pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya.

Namun, saat perjalanan nyawa pelaku tidak terselamatkan.

Alex Sandy Siregar menjelaskan, kedua tersangka itu telah melaksanakan aksi kejahatan berulangkali.

Hasil penyelidikan menyebutkan, setidaknya ada delapan lokasi berbeda tempat kedua tersangka melancarkan aksinya.

Masing-masing tersangka memiliki peran masing-masing.

Muhammad Hasan berperan sebagai pemantau situasi sebelum melancarkan aksi kejahatan.

Sedangkan, Agus Sulaiman merupakan eksekutor lapangan yang melakukan pencurian. (son/fid)

Editor : Adeapryanis
#ditembak #begal #Lumajang