Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pertahankan Lumajang Sebagai DTU, Bagaimana Bisa?

Radar Digital • Senin, 4 Maret 2024 | 02:35 WIB
KALIBERASI: Berbagai jenis timbangan untuk berdagang dilakukan tera ulang agar sesuai standar dan sesuai penimbangan.
KALIBERASI: Berbagai jenis timbangan untuk berdagang dilakukan tera ulang agar sesuai standar dan sesuai penimbangan.

Pertahankan  Lumajang Sebagai DTU

CITRODIWANGSAN, Radar Semeru - Upaya mempercepat target dan sasaran tera ulang di Lumajang memasuki awal tahun 2024 terus di kebut.

Demi mempertahankan status Daerah Tertib Ukur (DTU) di Lumajang.

Sebab, hampir setiap tahun status tersebut selalu di raih.

Meskipun tahun sebelumnya ada pemangkasan target capain, namun tetap bisa diraih. Jika tahun 2023 sebanyak 4 ribu target terlampaui.

Tahun ini justru lebih berat, yaitu mencapai 12 ribu target. Tak heran, jika setiap bulannya ada banyak pasar maupun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPPBU), Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpigi (SPPBE) yang harus di tera.

“Alhamdulillah hampir setiap tahun status DTU bisa diraih. Yang jelas target yang ditetapkan harus tercapai termasuk pelayanan yang diberikan kepada warga menjadi penialaiannya,” ucap Kasi Pengawasan Bidang Metrologi Legal Diskopindag Lumajang Dinta Mahardin.

Mekanismenya,  hanya ada 10 pasar yang ditunjuk oleh pusat sebagai bahan penilaian.

Sedangkan pasar lainnya, juga tak kalah menjadi prioritas.

Menurut Jumaati, pedagang di Pasar Klojen mengaku dipermudah dengan pelayanan tera ulang di setiap pasar.

Sebab, bisa berdagang sekaligus menera.

Tanpa repot-repot membawa alat ukur ke lokasi penera.

Bahkan pelayanan yang diberikan bisa diacungi jempol.

Meskipun, bisa memakan waktu sampai sore hari.

“Jelas kami sebagai pedagang di permudah. Jadi nggak perlu bawa peralatan ke tempat penera. Karena ribet, belum lagi jika alat ukurnya berat. Harus sewa pick up,” pungkasnya. (dea/fid)

Editor : Radar Digital
#DTU #Lumajang