PUSUNG, Radar Semeru-Warga Dusun Pusung, Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe gantung diri ditengah pondok sawah. Diduga karena himpitan ekonomi dan terlilit hutan di 4 bank maupun koperasi. Hingga membuat korban Mismun, 55, mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu.
Kronologi kejadiannya saat itu warga Rifan bertemu korban sekitar pukul 14.00 tadi siang (13/10/2023). Mereka bertemu di area persawahan, korban berjalan sambil meletakkan baju dipundaknya dan membawa sabit. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang membuat korban akan mengakhiri hidupnya.
Namun, sekitar pukul 16.00 WIB, Sukir saksi mata lainnya menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan posisi gantung diri. Dia menemukan korban saat hendak melihat sawahnya. Dengan melihat kejadian ini, dia langsung putar haluan mencari pertolongan dan melaporkan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat keamanan dan bagian kesehatan datang ke lokasi untuk membawa korban ke rumah duka.
“Tadi ketika bertemu terlihat biasa saja, hanya membawa sabit, baju diletakkan ke pundak,” ucap rifan.
Sedangkan menurut Bripka Nungki Setiawan Polsek Pasrujambe diduga karena himpitan ekonomi. Ada sekitar 4 koperasi maupun bank yang setiap minggu datang ke rumahnya untuk menagih hutang. Ditambah kondisi ekonomi sedang sulit dan latar belakang pekerjaannya seorang tukang koli sawah.
“Dugaannya karena terlilit hutang, dia tidak bisa membayar dan depresi. Kemudian setiap hari cekcok sama istrinya,” pungkasnya. (dea/bud)
Editor : Radar Digital