Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Lumajang Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

A
Penulis: Atieqson Mar Iqbal❯
KUNJUNGI: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat meninjau lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).(KOMINFO FOR RAME)
KUNJUNGI: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat meninjau lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).(KOMINFO FOR RAME)

Advertisement

radar jember - Urusan sampah ternyata bukan sekadar menyediakan tempat pembuangan yang luas.

Kunci utama keberhasilan pengelolaan lingkungan justru ada di tangan masyarakat sendiri, yakni melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari dapur rumah.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat mendampingi kunjungan kerja Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, dan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Lempeni, Kecamatan Tempeh, Sabtu (18/7).

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, secanggih apa pun infrastruktur yang dibangun pemerintah, tidak akan pernah optimal jika kesadaran masyarakatnya minim. Karena itu, sudah saatnya pola pikir lama diubah total.

"Yang paling penting itu perubahan tata kelola dan budaya masyarakat. Pengelolaan sampah wajib dimulai dari hulu. Mulai dari memilah, mengolah jadi produk bernilai, sampai akhirnya bisa mendatangkan manfaat ekonomi," katanya.

Advertisement

Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, sistem konvensional berupa kumpul, angkut, lalu buang ke TPA sudah kuno dan tidak lagi memadai. Sampah harus mulai dipandang sebagai sumber daya alternatif yang punya nilai guna tinggi jika dikelola dengan benar.

Sementara itu, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud mengatakan, kiblat pengelolaan sampah nasional memang harus bergeser ke sistem sirkular.

"Polanya harus diubah dari kumpul-angkut-buang, menjadi pilah-olah-produk-jual. Ini fondasi penting agar sampah tidak jadi masalah lingkungan, tapi jadi berkah ekonomi warga," pungkasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Lahar Dingin Semeru rendam Permukiman di Lumajang, Warga Diminta Jauhi Bantaran Sungai

Lahar Dingin Semeru rendam Permukiman di Lumajang, Warga Diminta Jauhi Bantaran Sungai

Hujan deras di puncak Gunung Semeru memicu banjir lahar dingin yang menerjang sejumlah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11).  Material vulkanik yang terbawa arus meluap ke permukiman warga di lereng gunung. P

6 Fakta Banjir Lahar Dingin Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Warga Terisolasi

6 Fakta Banjir Lahar Dingin Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Warga Terisolasi

Banjir lahar dingin Gunung Semeru kembali menerjang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026).  Hujan deras selama berjam-jam memicu peningkatan debit air di sejumlah sungai hingga menyebabkan tanggul jebol dan

5 Fakta Banjir Lahar Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Rumah Warga Terancam

5 Fakta Banjir Lahar Semeru di Lumajang, Tanggul Jebol hingga Rumah Warga Terancam

Banjir lahar hujan yang terjadi di kawasan Gunung Semeru kembali menjadi sorotan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.  Curah hujan tinggi di sekitar gunung memicu aliran lahar yang berisiko mengancam keselamatan wa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer