
RADAR JEMBER - Gunung Semeru kembali erupsi pada Senin (6/4) pagi. Letusan gunung meluncurkan abu vulkani ssetinggi 1.100 meter atau 1,1 kilometer dari puncak.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, sejak dini hari, Gunung Semeru mengalami 6 kali erupsi.
Semua letusan yang terjadi dapat diamati secara visual dengan ketinggian kolom abu mulai dari 300 - 1.100 meter.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 6 April 2026 pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.100 meter di atas puncak," ucap petugas PPGA Semeru Liswanto dalam keterangan tertulis.
Sejauh ini tak ada dampak yang signifikan, namun sejak Minggu (5/4) kemarin letusan itu terus terjadi.
Petugas mengimbau agar warga tetap waspada dengan kondisi saat ini.
Apalagi di tengah intensitas tingginya erupsi.
Pihaknya mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak.
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.
“Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13




