Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selama Nataru, Beberapa Masjid di Lumajang Jadi Rest Area

A
Penulis: Atieqson❯

PANTAU: Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Ahmad Faisol Saifulloh saat mengecek kesiapan masjid sebagai rest area selama Nataru.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
PANTAU: Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Ahmad Faisol Saifulloh saat mengecek kesiapan masjid sebagai rest area selama Nataru.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)


Advertisement

RADAR JEMBER - Menyambut libur natal dan tahun baru (Nataru), sejumlah masjid di sepanjang jalan utama Lumajang dijadikan rest area untuk warga yang berlibur.

Termasuk salah satunya Masjid Soleha yang terletak di Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang.

Tidak hanya itu, sepanjang sepanjang jalan utama Lumajang mulai dari Kecamatan Ranuyoso hingga Kecamatan Jatiroto, masjid di pinggir jalan utama telah disiapkan sebagai rest area.

Advertisement

Selain itu, di sepanjang jalan utama utama menuju ke Malang via piket nol di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo.

“Ini instruksi dari Bapak Menteri Agama, jadi masjid-masjid yang banyak dilalui kita tunjuk untuk dijadikan rest area,” Kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Ahmad Faisol Saifulloh.

Faisol menjelaskan, berbagai fasilitas pendukung seperti minuman ringan juga telah disiapkan oleh takmir masjid untuk menyambut warga yang hendak beristirahat.

Advertisement

Hal ini merupakan wujud dari toleransi yang ada di Lumajang.

Meski umat muslim tidak ikut merayakan Natal, tapi tetap berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada warga yang berlibur dalam rangka merayakan Natal.

”Rest area itu disiapkan untuk menampung warga yang mudik atau berwisata yang kebetulan lewat untuk digunakan tempat istirahat dan tempat ibadah," tambahnya.

Faisol menegaskan, masjid yang digunakan rest area tidak hanya menampung warga yang beragama islam.

Warga non muslim yang hendak beristirahat di masjid juga dipersilahkan asalkan tidak mengganggu proses ibadah.

“Tapi kami imbau agar tidak sampai mengganggu jalannya ibadah di masjid,” pungkasnya. (son/fid)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Redam Gejolak Harga Pangan dan Inflasi, Bupati Jember Gus Fawait Minta Warga Tak Jual Bansos!

Redam Gejolak Harga Pangan dan Inflasi, Bupati Jember Gus Fawait Minta Warga Tak Jual Bansos!

Pemkab Jember menggencarkan program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) sebagai instrumen utama pengendalian inflasi daerah sekaligus wadah serap aspirasi dan sosialisasi program-program prioritas pemda.

Pantau Lewat CCTV dan Buka Jalur Evakuasi di Kawasan Wisata Tumpak Sewu

Pantau Lewat CCTV dan Buka Jalur Evakuasi di Kawasan Wisata Tumpak Sewu

Memasuki darurat hidrometeorologi, keselamatan pengunjung menjadi perhatian utama dalam pengelolaan wisata Air Terjun Tumpak Sewu, Kabupaten Lumajang dalam menghadapi bencana alam terutama banjir yang tiba-tiba datang. U

Gunung Semeru Kembali Erupsi Dengan Jarak Luncur 4.5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi Dengan Jarak Luncur 4.5 Kilometer

Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran terjadi Kamis (5/11), kemarin. Dengan jarak luncur awan panas mencapai 4.500 meter atau setara dengan 4,5 kilometer.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer