Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab LumajangTiadakan WFA Selama Nataru, Ini Alasannya!!

A
Penulis: Atieqson❯
SELAMAT: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memberikan ucapan selamat kepada ribuan pegawai yang diangkat menjadi PPPK paruh waktu, kemarin.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
SELAMAT: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memberikan ucapan selamat kepada ribuan pegawai yang diangkat menjadi PPPK paruh waktu, kemarin.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

RADAR JEMBER - Seluruh pegawai dipastikan tetap masuk seperti hari biasanya pada beberapa hari menjelang akhir tahun ini.


Advertisement

Sebab, Pemkab Lumajang memastikan tidak memberlakukan work from anywhere (WFA) pada Senin (29/12) hingga Rabu (31/12).

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), memberikan kebijakan WFA bagi ASN selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Skema WFA ASN ini berlaku pada 29-31 Desember 2025.

Advertisement

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penerapan flexible working arrangement (FWA), yakni sistem kerja fleksibel yang memberi keleluasaan kepada pegawai dalam menentukan waktu dan lokasi kerja, tanpa mengurangi produktivitas.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, pihaknya sudah menerima surat edaran WFA dari Kemenpan-RB. Namun begitu, ia memutuskan untuk kebijakan WFA ditiadakan bagi seluruh ASN Lumajang.

“ASN Lumajang wajib berkantor mulai Senin 29 Desember 2025, tidak ada WFA,” katanya.

Advertisement

Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, pihaknya akan memantau absensi para ASN Pemkab Lumajang pada hari pertama kerja usai libur Natal.

Menurutnya, ASN yang sengaja bolos kerja tanpa keterangan yang jelas akan diberikan sanksi. “Sanksi pasti ada,” tambahnya.

Alasan meniadakan WFA lantaran masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan Pemkab Lumajang. “Nanti kalau WFA saya malah bingung mau kerja sama siapa,” pungkasnya. (son/fid)

Advertisement

Artikel Terkait

Redam Gejolak Harga Pangan dan Inflasi, Bupati Jember Gus Fawait Minta Warga Tak Jual Bansos!

Redam Gejolak Harga Pangan dan Inflasi, Bupati Jember Gus Fawait Minta Warga Tak Jual Bansos!

Pemkab Jember menggencarkan program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) sebagai instrumen utama pengendalian inflasi daerah sekaligus wadah serap aspirasi dan sosialisasi program-program prioritas pemda.

Tembus Kancah Jatim! Pemkab Lumajang Boyong Trofi Lompatan Pertumbuhan Ekonomi 2026

Tembus Kancah Jatim! Pemkab Lumajang Boyong Trofi Lompatan Pertumbuhan Ekonomi 2026

Pemkab Lumajang meraih penghargaan Wilwatikta Awards 2026 atas keberhasilannya memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi dan pengembangan sektor pariwisata

Sepakati Postur Anggaran, Pemkab dan DPRD Rampungkan Pembahasan R-APBD Lumajang 2027

Sepakati Postur Anggaran, Pemkab dan DPRD Rampungkan Pembahasan R-APBD Lumajang 2027

Pemkab dan DPRD Lumajang menyepakati hasil pembahasan R-APBD 2027 dengan fokus utama pada percepatan infrastruktur, penguatan ekonomi rakyat, serta pelayanan publik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer