Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Lalin Kondisi Erupsi Semeru: Jalur Malang - Lumajang Ditutup Total

J
Penulis: Jumai RJ❯
DITUTUP : Pengendara yang melintas di jalan penghubung Malang dengan Lumajang sempat ditutup total akibat hujan abu akibat letupan sekunder
DITUTUP : Pengendara yang melintas di jalan penghubung Malang dengan Lumajang sempat ditutup total akibat hujan abu akibat letupan sekunder

Jalur Malang - Lumajang Ditutup Total


Advertisement

SUMBERWULUH, radarjember - Jalan penghubung Kabupaten Lumajang dengan Malang Selatan sempat ditutup oleh petugas.
Hal ini karena terjadi letupan sekunder di Daerah Aliran Sungai (DAS) Besuk Kobokan pada Jumat (21/11/2025) pukul 16.00 Wib.

Seluruh kendaraan yang melintas baik dari arah Malang selatan dengan Kabupaten Lumajang dilarang untuk melintas, karena jalan gelap dan licin.

Penutupan dari dua arah itu sekitar satu jam lebih. Karena debu menutupi jembatan dan sepanjang jalan menuju jembatan gladak perak.

Advertisement

Abu tebal terus menutupi jenbatan gladak perak. Sehingga petugas melarang pengguna jalan untuk lewat. Ada beberapa petugas yang berdiri sebelum jembatan agar pengendara yang memaksa lewat untuk berhenti.

Petugas melarang pengendara lewat, karena membahayakan kepada pengguna jalan itu sendiri. Kalaupun ada yang memaksa lewat, petugas meminta agar menyalapan lampu besar.

Karena sepanjang menuju jembatan baik dari arah Malang maupun Lumajang cukup gelap karena tertutup abu.
Bahkan abu tebal dijalan aspal membuat jalan licin karena juga hujan.

Advertisement

Muhammad Ali, 34 warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang tidak berani menerobos karena jembatan tertutup abu tebal. Ia memilih menunggu lama disekitar jembatan perak.

Dari aliran sungai kobokan terus mengeluarkan abu hingga menutupi seluruh jalan. Sehingga jalan menjadi gelap dan membahayakan kepada dirinya sendiri, kata Ali.
Kendaraan yang memaksa melewati jembatan dan sepanjang jalan penghubung dua Kabupaten itu mandi abu tebal.

Termasuk kendaraan pribadi dan truk lain yang memaksa lewat saat terjadi hujan abu maka kaca tertutup.

Bahkan disepanjang jalan setelah keluar dari jembatan perak ada relawan yang menyiram kaca kendaraan dengan air bersih.

Jalan yang tertutup abu tebal hingga 1,5 jam. Banyak juga pengendara roda dua yang memilih putar balik gak berani lewat karena gelap dan jalan licin.

Kendaraan yang memaksa lewat petugas meminta agar menyalakan lampu besar.(jum).

Advertisement

Artikel Terkait

Ratusan Huntap BSD Candipuro Kosong, Pemkab Lumajang Siapkan Langkah Penertiban

Ratusan Huntap BSD Candipuro Kosong, Pemkab Lumajang Siapkan Langkah Penertiban

Pemkab Lumajang bersiap menertibkan dan menarik kembali ratusan unit rumah hunian tetap di kawasan Bumi Semeru Damai yang terbengkalai tanpa penghuni.

Semeru Terus Erupsi, Bagaimana Warga Bertahan Saat Status Gunung Tak Kunjung Berubah?

Semeru Terus Erupsi, Bagaimana Warga Bertahan Saat Status Gunung Tak Kunjung Berubah?

Erupsi Gunung Semeru masih terus terjadi hampir setiap hari. Meski demikian, kehidupan masyarakat di lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tetap berjalan.  Aktivitas bertani, berdagang, hingga sektor wisata masih be

Demi Urai Kemacetan Pasar Tanjung, Dishub Jember Uji Coba Perubahan Arus Lalin Jalan Samanhudi

Demi Urai Kemacetan Pasar Tanjung, Dishub Jember Uji Coba Perubahan Arus Lalin Jalan Samanhudi

Dishub Pemkab Jember mulai menerapkan uji coba rekayasa arah lalu lintas di Jalan Samanhudi selama 30 hari untuk menata kawasan Pasar Tanjung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer