ILUSTRASI: Pengendara Grabwheels (Istimewa)

JawaPos.com– Polisi membeberkan detik-detik mencekam pengemudi mobil Toyota Camry berinisial DH yang menghantam enam pengguna skuter listrik Grabwheels di kawasan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat hingga membuat dua diantaranya meregang nyawa. DH bersama seorang temannya di dalam mobil yaitu, L.

IKLAN

Kejadian Grabwheels berdarah ini terjadi pada Minggu (10/11) lalu. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.45 WIB dini hari. DH memacu mobilnya dari arah Senayan menuju fX. Tepat di Jalan Pintu Satu Senayan, lantas DH hendak menyalip kendaraan yang ada didepannya.

“Dia mau menyalip kendaraan minibus yang ada di depannya di Jalan Pintu 1 Senayan,” kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Fahri Siregar di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (13/11).

Namun, DH nampaknya tak pernah belajar kalau menyalip tidak diperkenankan lewat sisi kiri. dia tak sadar kalau di sisi kiri jalan ada enam orang tengah mengemudikan Grabwheels. DH pun sontak kaget, namun dia tak sempat banting stir. Kecelakaan pun tak terelakan.

“Pada saat mau menyalip ke arah jalur sebelah kiri, ternyata akhirnya menabrak,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan melibatkan pengguna skuter listrik terjadi di kawasan Senayan, Jakarta, pada 10 November 2019. Akibat dari kecelakaan ini, dua orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka.

Menurut Alan, kakak dari salah satu korban meninggal, Ammar Nawar Tridarma, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu malam. Adiknya, bersama sejumlah temannya memang sengaja datang ke kawasan Gelora Bung Karno untuk bermain GrabWheels.

“Peristiwa terjadi Minggu dini hari, 10 November 2019, adik saya beserta teman-temannya menyewa GrabWheels, di (gerai penyewaan) sekitar fX,” jelas Alan.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan