Ilustrasi: mayat. (Pixabay)

JawaPos.com – Seorang nelayan bernama Ramli menemukan mayat terdampar di pantai Pulau Penambun, Pulau Bawal, Kendawangan Kiri, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (25/10). Mirisnya, mayat tersebut ditemukan tanpa kepala. Ramli pun bergegas melaporkan ke kepolisian setempat.

IKLAN

Kepala Marnit Patroli Kendawangan, Bripka Pol Wahyudin mengatakan, laporan via telepon langsung ditindaklanjuti. Anggota Marnit Kendawangan berkoordinasi dengan Polsek Kendawangan, Pos Kamla, dan Syahbandar Kendawangan, untuk evakuasi jenazah ke Puskesmas.

“Sehubungan cuaca tidak mendukung, dan hari sudah malam, diputuskan tim berangkat besok pagi Sabtu (26/10) pukul 08:00 WIB. Dengan jarak tempuh 35 mil dari Pos Marnit Patroli Kendawangan ke Pulau Penambun,” katanya, sebagaimana diberitakan Prokal, Senin (28/10).

Menggunakan speedboat 200 PK milik Syahbandar, tim tiba di lokasi bersama nelayan yang menemukan mayat tersebut. “Memang mayat laki-laki itu dalam kondisi tidak utuh dengan badan tanpa kepala. Nyaris tertimbun pasir pantai. Mayat hanya bisa dikenali dari ciri-ciri celana dalamnya berwarna biru tua,” kata Wahyudin, yang langsung membawa mayat itu ke Puskesmas Kendawangan untuk divisum.

Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat mengatakan, berdasarkan informasi dari anggota, mayat yang ditemukan tanpa kepala itu warga Kotawaringin, Kalimantan Selatan. “Mayat sudah diantar ke Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Mayat dikenali identitasnya bernama Subanrio alias Iban,” jelasnya.

Editor : Fadhil Al Birra