Tempat Pembuatan Aksesori Mobil di Silo Digarong

Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang

RUSAK: Anggota Polsek Silo saat melakukan olah TKP di tempat usaha milik Alifi yang dibobol maling dengan cara merusak pintu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Alifi, 29, warga Dusun Garahan Jati, Desa Garahan, Kecamatan Silo, terpaksa gigit jari. Bengkel miliknya yang dijadikan tempat usaha pembuatan aksesori mobil dibobol kawanan maling, Jumat (27/12) dini hari. Akibatnya, beberapa alat penting seperti kompresor, mesin las, bor listrik, serta puluhan knalpot setengah jadi ludes digarong.

IKLAN

Kuat dugaan, pelaku berhasil membobol ruang bengkel milik korban dengan cara mencongkel pintu dan masuk ke dalam ruangan yang digunakan untuk menyimpan alat-alat dengan leluasa. Sebab, ruang di bagian atas itu kosong dan ditinggal pergi oleh korban. Korban baru tahu setelah dihubungi Serin, 30, karyawannya sekitar pukul 06.00 WIB.

“Saat itu saya seperti biasa untuk kerja lembur. Setelah di bengkel, saya melihat pintu sudah dalam keadaan terbuka,” ujar Serin.

Dirinya langsung turun dan memberitahukan kepada Muhammad Saleh, 54, orang tua Alifi. Setelah dicek ternyata banyak barang yang sudah hilang. Selain itu, masih ada alat lain yang juga dibawa kabur. “Bahkan, beberapa knalpot mobil yang ada di dalam mobil di bengkel juga dibawa kabur,” ujar Serin.

Sementara itu, Alifi mengaku, tempat usahanya itu memang tidak dijadikan tempat tinggal. Selain itu, di depan garasi juga tidak diberi pagarnya, sehingga pelaku dengan leluasa masuk dan merusak pintu. “Karena bapak saya menempati rumah di bawah, sehingga saat pelaku masuk dan merusak pintu, tidak ada yang tahu,” ujar korban.

Meski demikian, masih ada barang berharga dalam tas di ruangan tersebut yang tidak dibawa, sehingga tidak menambah kerugian yang dialami. Di dalamnya terdapat banyak lampu aksesori untuk mobil. “Biasanya barang-barang seperti knalpot dan aksesori mobil itu dijual lewat online,” imbuhnya.

Petugas Polsek Silo yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Kapolsek Silo AKP Hery Wahyono menduga pelaku lebih dari satu orang, karena barang yang dibawa cukup banyak. “Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 jutaan,” pungkasnya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti