PAJARAKAN, Radar Bromo – Satuan Reskoba Polres Probolinggo berhasil mengamankan tiga orang pelaku pengedar narkoba Kamis (17/10) siang. Saat digeledah, terdapat sabu seberat 15 gram. Karena itu, ketiganya langsung dibawa ke mapolres untuk diperiksa lebih lanjut. Mereka yaitu Ahmad Abusairi, 50, warga Desa Buduhan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo; Heru Sulistyo, 31, warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang; dan Agus Sugiarto, 35, warga Desa Prajekan Kidul, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, mereka diamankan di depan kantor KPU setempat di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 10.00. Iptu Sujilan, kasat Reskoba Polres Probolinggo mengatakan, pihaknya memang telah mencium aksi ketiganya di wilayahnya. Mereka diduga sering melakukan transaksi penjualan sabu. Karena itu, saat pihaknya mendengar info mereka usai transaksi, pihaknya langsung bertindak. “Kami telah lama mencium aksi mereka. Mereka ini sering bertransaksi,” katanya. Menurut Sujilan, setelah mendapat info itu, kemudian pihaknya langsung membuntuti. Hingga akhirnya mobil yang dikendarai oleh ketiganya langsung dihentikan dan seluruh penumpangnya ditangkap. “Mereka saat kami tangkap membawa sabu seberat 15 gram. Setelah itu, kami langsung membawa ke Mapolres,” ungkapnya. Ketiga pelaku itu disebutkan memiliki peran berbeda. Untuk Ahmad, diidentifikasi sebagai penyandang dana. Sedangkan Heru memiliki jaringan peredaran sabu. Dan terakhir, untuk Agus hanya mengantarkan. “Yang Agus ini mengakui kalau mengetahui mereka pengedar. Tapi karena sebagai pengantar, Ia kami tangkap juga,” jelasnya. Pria yang pernah bertugas di Jember itu menuturkan, barang tersebut didapat ketiganya dari daerah Malang. Karena itu, pihaknya berusaha untuk memotong mata rantai peredaran sabu. Ia akan berkomunikasi dengan pihak Polres Malang. Sedangkan untuk bukti yang diamankan dari ketiganya yaitu, 1 poket narkotika jenis sabu seberat 15 gram; 3 buah dompet; 1 buah timbangan elektrik; 3 buah sekrup dari sedotan; 5 buah plastik klip warna bening; 4 buah HP; 1 buah mobil merek Honda tipe Jazz warna merah; 1 buah kartu ATM; dan juga uang tunai sebesar Rp. 83.000. “Mereka kami jerat dengan pasal 112 (5) sub Pasal 132 sub Pasal 131 UU RI No 35 Th 2009 tentang Narkotika,” jelasnya. (sid/mie)

PAJARAKANRadar Bromo – Satuan Reskoba Polres Probolinggo berhasil mengamankan tiga orang pelaku pengedar narkoba Kamis (17/10) siang. Saat digeledah, terdapat sabu seberat 15 gram. Karena itu, ketiganya langsung dibawa ke mapolres untuk diperiksa lebih lanjut.

IKLAN

Mereka yaitu Ahmad Abusairi, 50, warga Desa Buduhan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo; Heru Sulistyo, 31, warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang; dan Agus Sugiarto, 35, warga Desa Prajekan Kidul, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, mereka diamankan di depan kantor KPU setempat di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 10.00.

Iptu Sujilan, kasat Reskoba Polres Probolinggo mengatakan, pihaknya memang telah mencium aksi ketiganya di wilayahnya. Mereka diduga sering melakukan transaksi penjualan sabu. Karena itu, saat pihaknya mendengar info mereka usai transaksi, pihaknya langsung bertindak. “Kami telah lama mencium aksi mereka. Mereka ini sering bertransaksi,” katanya.

Menurut Sujilan, setelah mendapat info itu, kemudian pihaknya langsung membuntuti. Hingga akhirnya mobil yang dikendarai oleh ketiganya langsung dihentikan dan seluruh penumpangnya ditangkap. “Mereka saat kami tangkap membawa sabu seberat 15 gram. Setelah itu, kami langsung membawa ke Mapolres,” ungkapnya.

Ketiga pelaku itu disebutkan memiliki peran berbeda. Untuk Ahmad, diidentifikasi sebagai penyandang dana. Sedangkan Heru memiliki jaringan peredaran sabu. Dan terakhir, untuk Agus hanya mengantarkan. “Yang Agus ini mengakui kalau mengetahui mereka pengedar. Tapi karena sebagai pengantar, Ia kami tangkap juga,” jelasnya.

Pria yang pernah bertugas di Jember itu menuturkan, barang tersebut didapat ketiganya dari daerah Malang. Karena itu, pihaknya berusaha untuk memotong mata rantai peredaran sabu. Ia akan berkomunikasi dengan pihak Polres Malang.

Sedangkan untuk bukti yang diamankan dari ketiganya yaitu, 1 poket narkotika jenis sabu seberat 15 gram; 3 buah dompet; 1 buah timbangan elektrik; 3 buah sekrup dari sedotan; 5 buah plastik klip warna bening; 4 buah HP; 1 buah mobil merek Honda tipe Jazz warna merah; 1 buah kartu ATM; dan juga uang tunai sebesar Rp. 83.000.

“Mereka kami jerat dengan pasal 112 (5) sub Pasal 132 sub Pasal 131 UU RI No 35 Th 2009 tentang Narkotika,” jelasnya. (sid/mie)